JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta menginformasikan perkembangan terbaru mengenai Siklon Tropis JENNA yang mulai terbentuk dari bibit siklon 91S pada 5 Januari 2026 pukul 13.00 WIB.
Melalui laman resminya, BMKG menginformasikan posisi Siklon Tropis JENNA berada di wilayah pemantauan TCWC Jakarta, tepatnya di Samudra Hindia barat daya Banten pada koordinat sekitar 15.2° LS dan 95.5° BT.
Siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum 55 knot atau setara 100 km/jam, dengan tekanan udara minimum mencapai 990 hPa.
Baca Juga: BMKG Prediksi Hujan Lebat-Angin Kencang Sepekan ke Depan 6-12 Januari 2026, Waspada di Wilayah Ini
BMKG memprediksi Siklon JENNA berpotensi meningkat menjadi siklon kategori 3, dengan arah pergerakan ke barat daya, menjauhi wilayah Indonesia dalam periode 24 jam ke depan.
Meski demikian, siklon ini tetap memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan Indonesia, khususnya dalam bentuk potensi gelombang laut tinggi.
Wilayah Perairan Terdampak (Gelombang Laut Tinggi 1.25 - 2.5 meter / Moderate Sea):
- Perairan barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung
- Selat Sunda bagian selatan
- Perairan selatan Pulau Jawa
- Samudra Hindia barat Pulau Sumatera
- Samudra Hindia selatan Pulau Jawa
Baca Juga: KAI Umumkan Prakiraan Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Periode Mudik Lebaran 2026
Masyarakat, terutama nelayan, pelaku aktivitas pelayaran, dan warga pesisir di wilayah terdampak, diimbau tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi.
BMKG mengingatkan agar seluruh kegiatan pelayaran memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG dan menghindari pelayaran di area berisiko tinggi.
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- siklon tropis
- siklon tropis jenna
- bmkg
- gelombang tinggi





