Intel Rilis Core Ultra Series 3 di CES 2026, AI PC Pertama Berbasis 18A

mediaindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita

INTEL Corporation resmi membuka lembaran baru dalam industri semikonduktor dengan meluncurkan prosesor Intel Core Ultra Series 3 di ajang CES 2026. Produk ini menjadi tonggak sejarah sebagai platform AI PC pertama yang dibangun menggunakan teknologi proses Intel 18A, yang seluruhnya dirancang dan diproduksi di Amerika Serikat.

Langkah strategis ini mempertegas posisi Intel di pasar perangkat keras AI yang kian kompetitif. Keberhasilan ini juga berdampak positif pada nilai pasar perusahaan yang kini mencapai US$196,3 miliar, dengan lonjakan harga saham sebesar 91,5% dalam setahun terakhir.

Lompatan Performa dan Efisiensi

Series 3 mencakup varian tertinggi Intel Core Ultra X9 dan X7. Prosesor ini dipersenjatai dengan spesifikasi mumpuni untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan (AI) yang berat secara lokal:

  • Arsitektur: Hingga 16 CPU cores dan 12 Xe-cores.
  • Kemampuan AI: Mencapai 50 NPU TOPS (Trillion Operations Per Second).
  • Performa: Peningkatan hingga 60% pada performa multithread dan 77% lebih cepat untuk kebutuhan gaming.
  • Daya Tahan: Efisiensi tinggi yang memungkinkan masa pakai baterai hingga 27 jam.

"Kami fokus pada peningkatan efisiensi daya, performa CPU yang lebih kuat, serta GPU terbesar di kelasnya," ujar Jim Johnson, Senior Vice President Intel. Ia menekankan kompatibilitas aplikasi x86 tetap menjadi keunggulan utama yang dapat diandalkan pengguna.

Ekspansi ke Sektor Industri dan Edge Computing

Untuk pertama kalinya, Intel tidak hanya menyasar pasar konsumen PC. Mulai kuartal kedua 2026, Intel akan merilis versi prosesor yang tersertifikasi untuk penggunaan edge computing dan industri. Ini mencakup aplikasi pada robotika, sistem kota pintar (smart city), otomatisasi pabrik, hingga perangkat layanan kesehatan.

Manufaktur Domestik dan Kondisi Finansial

Penggunaan teknologi 18A menjadi sorotan utama karena statusnya sebagai teknologi semikonduktor tercanggih yang diproduksi secara domestik di AS. 

Meski InvestingPro masih memberikan peringkat kesehatan finansial "FAIR" (Cukup) bagi Intel, optimisme analis meningkat. Sebanyak 14 analis telah merevisi proyeksi pendapatan Intel ke atas menjelang laporan kuartalan pada 22 Januari.

Dinamika Korporasi Lainnya

Di sela peluncuran ini, Intel juga mengonfirmasi beberapa langkah bisnis besar:

  • Kerja Sama dengan Nvidia: Intel menyelesaikan penjualan 214,8 juta lembar saham biasa kepada Nvidia senilai US$5 miliar.
  • Akuisisi SambaNova: Intel dikabarkan tengah dalam diskusi tahap akhir untuk mengakuisisi startup chip AI, SambaNova Systems, senilai $1,6 miliar guna memperkuat portofolio teknologi AI mereka.

Produk pertama yang menggunakan Intel Core Ultra Series 3 akan tersedia secara global mulai 27 Januari 2026, dengan lebih dari 200 desain PC dari berbagai mitra manufaktur global yang siap dipasarkan. (Investing/Z-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anas Urbaningrum: Kata Pak Prabowo, Rakyat Indonesia Juara 1 Lomba Piala Kebahagiaan Sedunia
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
Saham DADA Tiba-Tiba ARA, Antrean Beli Tembus 4 Juta Lot
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Terbongkar! Sindikat Love Scamming Internasional Beroperasi di Sleman, 6 Orang Ditangkap
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Pasal KUHP Baru: Dari Kritik hingga Kamar Tidur
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Insentif Rumah Diperpanjang, Menperin Nilai Beri Efek Ganda bagi Industri
• 13 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.