Pedagang Nasi Uduk di Pondok Gede Dijambret Pria yang Pura-pura Beli

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Seorang pedagang nasi uduk bernama Darmi (56) menjadi korban penjambretan oleh pria tak dikenal yang berpura-pura menjadi pembeli di lapaknya, Gang Sosial 1 RT 002/RW 006, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jumat (2/1/2026).

Korban menyampaikan, dirinya sama sekali tak menaruh curiga terhadap pria tersebut.

“Saya enggak ada curiga sama sekali. Mikirnya kayak pembeli pada umumnya,” ujar Darmi saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Avanza Tabrak Lari di Bekasi Usai Lawan Arah, Seret Motor, hingga Diamuk Warga

Darmi menuturkan, pelaku awalnya memesan empat bungkus nasi uduk tanpa sambal serta 10 buah tempe goreng.

Saat itu, kondisi lapak Darmi tidak terlalu ramai. Pelaku bahkan sempat meminta agar Darmi melayani pembeli lain lebih dulu dengan alasan menunggu tempe yang masih digoreng.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=penjual nasi uduk di bekasi dijambret, penjual nasi uduk dijambret&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNi8xODI2Mzg3MS9wZWRhZ2FuZy1uYXNpLXVkdWstZGktcG9uZG9rLWdlZGUtZGlqYW1icmV0LXByaWEteWFuZy1wdXJhLXB1cmEtYmVsaQ==&q=Pedagang Nasi Uduk di Pondok Gede Dijambret Pria yang Pura-pura Beli hingga Terseret§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

“'Itu aja Bu, diduluin. Saya belakangan enggak apa-apa. Saya mau nungguin tempe', katanya (pelaku),” ujar Darmi.

Ketika Darmi lengah, pelaku tiba-tiba masuk ke area lapak dan mengambil tas milik korban. Darmi baru menyadari saat hendak menyajikan pesanan milik pelaku.

“Pas sudah sepi, saya lagi ngelayanin nasinya dia. Baru satu bungkus saya taruh, saya sambil goreng tempe, eh dia masuk. 'Lah kok masuk', kata saya. Saya langsung teriak maling,” tutur Darmi.

Menyadari tasnya dibawa kabur, Darmi berusaha mengejar dan sempat terlibat tarik-menarik dengan pelaku. Namun, upayanya gagal setelah sempat terseret.

Baca juga: Jalan Otista Tangsel yang Rusak Sering Buat Pemotor Terjatuh

“Saya di depan motor mau ditabrak. Terus saya lari pegangin tangannya yang sebelah kiri. Tangan saya keseret sampai tikungan. Pas di tikungan saya ditendang dan jatuh,” kata Darmi.

Berdasarkan rekaman video yang diterima Kompas.com, pelaku mengenakan kaus berwarna merah dan celana hitam, serta mengendarai sepeda motor.

Aksi pelaku terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian dan kini viral di media sosial.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Sementara itu, Kapolsek Pondok Gede Kompol Bambang Sugiharto mengatakan pihaknya telah menerima laporan atas peristiwa tersebut.

"Laporannya sudah masuk ke Polsek Pondok Gede. Untuk pelakunya masih dalam penyelidikan," singkat Bambang.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Status Pintu Air Pasar Ikan Naik ke Siaga 2, BPBD DKI Peringatkan Wilayah Utara Jakarta
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Video: Trump Panggil Para Bos Raksasa Minyak
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Densus 88 Temukan Video Siswa SMP di Jateng Buat Simulasi Kekerasan Pakai Pistol
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Menghidupkan Living Law: Mengembalikan Kedaulatan Keadilan Masyarakat dalam KUHP
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Dirjen Migas Buka Suara soal Impor BBM SPBU Swasta, Ini Penjelasannya
• 17 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.