Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subianto tidak memberikan arahan khusus kepada partai koalisi dalam retreat kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).
Prasetyo mengatakan, koalisi di pemerintahan kini berasal dari berbagai parpol. Baik di dalam parlemen maupun luar parlemen. Namun Prabowo ingin koalisi solid.
"Kita ingin menunjukkan bahwa kita harus menjadi koalisi yang solid karena dibutuhkanlah persatuan, dibutuhkanlah kerja sama untuk dapat mencapai seluruh program-program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah," kata Prasetyo di Hambalang.
Retreat kabinet masih berlangsung hingga malam ini. Prasetyo menegaskan, selama setahun pemerintahan, Prabowo tidak melihat dari mana asal para pembantunya. Terpenting, semua bekerja demi rakyat.
"Karena Bapak Presiden merasa bahwa kita semua dalam satu tahun menurut penilaian dari Bapak Presiden, semua bekerja keras tidak memandang unsur partai. Semua memaknai bahwa amanah yang diberikan oleh Bapak Presiden itu adalah amanah dari seluruh rakyat Indonesia dan kita semua bekerja sama," kata Prasetyo.
Politikus Gerindra ini lantas memberikan contoh keberhasilan pemerintahan di dalam bidang pangan. Menurutnya, swasembada beras bukan hanya berkat kerja keras Kementerian Pertanian.
"Salah satu contohnya misalnya keberhasilan kita di bidang pangan itu tidak hanya dikerjakan oleh Kementerian Pertanian karena beberapa kementerian terkait semua terlibat di dalamnya, baik yang berkenaan dengan masalah regulasi," kata Prasetyo.
Prasetyo bilang ada andil dari BUMN karena ketersediaan pupuk, kemudian irigasi berjalan lancar berkat Kementerian PU.
"Itulah kerja sama yang sedari awal kabinet ini Bapak Presiden melakukan retreat di Magelang dengan harapan terjadi kerja sama di antara seluruh anggota Kabinet Merah Putih," kata Prasetyo.





