Jakarta (ANTARA) - Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading telah mengidentifikasi dua pelaku jambret yang merampas telepon genggam dan tas milik jemaat gereja berinisial RAF (33) di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (4/1).
“Kami sudah cek kamera pengawas (CCTV). Kami sudah menemukan titik terang terhadap ciri-ciri pelaku," kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, penyidik Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading juga terus mengumpulkan sejumlah alat bukti dan memeriksa keterangan saksi.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan, tapi sudah ada titik terang," ujar Kiki.
Dia menjelaskan tindak kriminal kedua pelaku itu terekam kamera pengintai atau CCTV yang berada di lokasi kejadian.
Dalam rekaman tersebut, kedua pelaku nampak berboncengan sepeda motor, kemudian mendekati korban, dan langsung merampas telepon genggam iPhone 16 milik korban.
Bahkan, tubuh korban sempat terseret hingga beberapa meter karena berusaha menahan telepon genggam miliknya.
“Setelah terseret, korban juga terpental.,” tutur Kiki.
Baca juga: Jasad pria ditemukan di bawah kolong tol Cilincing diduga karena sakit
Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, memburu pria yang menjambret tas seorang wanita berinisial RAF (33) yang hendak beribadah ke gereja.
Peristiwa itu terjadi tepatnya di depan Gerbang Selatan Gading Kirana, Jalan Boulevard Artha Gading, Kecamatan Kelapa Gading, pada Minggu (4/1) pagi.
“Akibat tindak pidana tersebut, korban kehilangan satu tas dengan dokumen serta Iphone 16,” kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim, Senin (5/1).
Dia mengatakan petugas mendapatkan laporan terkait penjambretan itu dari dua saksi yang merupakan petugas keamanan di wilayah setempat.
Kedua saksi itu melaporkan peristiwa penjambretan tersebut berlangsung pada pukul 10.30 WIB, saat korban hendak menjalankan ibadah ke gereja yang berlokasi di Hotel Maxwell.
Karena parkiran penuh, korban lantas memarkir mobilnya di Ruko Kirana. Namun ketika korban hendak menaiki mobil jemputan dari gereja, tiba-tiba ia dihampiri dua pelaku yang menggunakan sepeda motor dan dengan cepat merampas tas milik korban.
“Korban sempat menahan tasnya, tapi tidak kuat dan terjatuh,” ungkap Kiki.
Baca juga: BNN buru tiga orang terkait lab vape narkoba di Jakarta Utara
Baca juga: Polisi periksa 10 orang terkait tewasnya tiga orang di Warakas
“Kami sudah cek kamera pengawas (CCTV). Kami sudah menemukan titik terang terhadap ciri-ciri pelaku," kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, penyidik Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading juga terus mengumpulkan sejumlah alat bukti dan memeriksa keterangan saksi.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan, tapi sudah ada titik terang," ujar Kiki.
Dia menjelaskan tindak kriminal kedua pelaku itu terekam kamera pengintai atau CCTV yang berada di lokasi kejadian.
Dalam rekaman tersebut, kedua pelaku nampak berboncengan sepeda motor, kemudian mendekati korban, dan langsung merampas telepon genggam iPhone 16 milik korban.
Bahkan, tubuh korban sempat terseret hingga beberapa meter karena berusaha menahan telepon genggam miliknya.
“Setelah terseret, korban juga terpental.,” tutur Kiki.
Baca juga: Jasad pria ditemukan di bawah kolong tol Cilincing diduga karena sakit
Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, memburu pria yang menjambret tas seorang wanita berinisial RAF (33) yang hendak beribadah ke gereja.
Peristiwa itu terjadi tepatnya di depan Gerbang Selatan Gading Kirana, Jalan Boulevard Artha Gading, Kecamatan Kelapa Gading, pada Minggu (4/1) pagi.
“Akibat tindak pidana tersebut, korban kehilangan satu tas dengan dokumen serta Iphone 16,” kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim, Senin (5/1).
Dia mengatakan petugas mendapatkan laporan terkait penjambretan itu dari dua saksi yang merupakan petugas keamanan di wilayah setempat.
Kedua saksi itu melaporkan peristiwa penjambretan tersebut berlangsung pada pukul 10.30 WIB, saat korban hendak menjalankan ibadah ke gereja yang berlokasi di Hotel Maxwell.
Karena parkiran penuh, korban lantas memarkir mobilnya di Ruko Kirana. Namun ketika korban hendak menaiki mobil jemputan dari gereja, tiba-tiba ia dihampiri dua pelaku yang menggunakan sepeda motor dan dengan cepat merampas tas milik korban.
“Korban sempat menahan tasnya, tapi tidak kuat dan terjatuh,” ungkap Kiki.
Baca juga: BNN buru tiga orang terkait lab vape narkoba di Jakarta Utara
Baca juga: Polisi periksa 10 orang terkait tewasnya tiga orang di Warakas




