Kronologi Pria di Cipayung Diamuk Warga Usai Curi Ponsel dari Mobil Pikap

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengungkap kronologi seorang pria berinisial UA (34) diamuk massa setelah tepergok hendak mencuri ponsel dari dalam mobil pikap yang terparkir di depan minimarket di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (6/1/2026) dini hari.

Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing mengatakan, peristiwa bermula saat korban berinisial U memarkirkan mobil pikapnya di depan minimarket untuk membeli rokok.

"Korban inisial U saat itu mengendarai sebuah mobil pick-up, datang ke minimarket untuk membeli rokok. Nah, pada saat keluar dari mobil, korban meninggalkan handphone-nya di dashboard," jelas Saut di Polsek Cipayung, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Mobil Berstrobo di Ciputat Bukan Pawai, Hanya Kebetulan Lewat Bersama Patwal

Melihat kesempatan tersebut, UA beraksi bersama rekannya berinisial Q. Q berperan sebagai joki dan menunggu di atas sepeda motor.

"Rupanya sudah diikuti oleh pelaku dengan dua orang berboncengan. Inisial Q dan inisial UA, yang eksekutor itu inisialnya UA," ungkapnya.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=pencuri di cipayung, pencuri dipukul warga di cipayung&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNi8yMjQ5MzQxMS9rcm9ub2xvZ2ktcHJpYS1kaS1jaXBheXVuZy1kaWFtdWstd2FyZ2EtdXNhaS1jdXJpLXBvbnNlbC1kYXJpLW1vYmlsLXBpa2Fw&q=Kronologi Pria di Cipayung Diamuk Warga Usai Curi Ponsel dari Mobil Pikap§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

"Dia yang mengambil handphone. Kemudian yang menunggu sebagai joki itu inisial Q, berdiri tetap di sepeda motor," tuturnya.

UA sempat mengambil ponsel milik korban. Namun, aksinya diketahui warga sekitar sehingga ia tak bisa melarikan diri.

"Sesaat setelah kejadian, itu warga melihat dan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Nah, untuk pelaku dapat diamankan oleh warga, sementara untuk joki inisial Q melarikan diri. Saat ini masih dalam DPO kami," ungkapnya.

Setelah itu, warga mengubungi kepolisian untuk mengamankan pelaku yang telah ditangkap.

Baca juga: Permukiman Padat di Klender Hadapi Krisis Sanitasi, Got Mati hingga Limbah ke Kali

"Kemudian kami mendapat informasi dari 110 (Call Center), kemudian langsung datang ke TKP mengamankan yang bersangkutan ke komando kami, Polsek Cipayung. Untuk profesi pelaku, itu sebagai pedagang di Pasar Induk Kramat Jati," ucap Saut.

Sebelumnya, seorang pria menjadi sasaran amuk warga setelah diduga hendak membobol mobil pikap yang terparkir di depan sebuah minimarket di wilayah Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (6/1/2026) dini hari.

Berdasarkan video yang diterima Kompas.com, pria tersebut terlihat mengenakan jaket hitam dan celana panjang. Ia terduduk di lokasi kejadian sambil dihakimi oleh sejumlah warga.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Warga juga menemukan barang bukti berupa pisau dan obeng yang diduga digunakan pria itu untuk membuka mobil pikap tersebut.

Selain itu, pelaku diduga sempat mengambil ponsel milik pengemudi mobil pikap.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pramono Anung: Demo di Patung Kuda Bukan soal UMP Jakarta
• 22 menit lalukompas.tv
thumb
Guardiola Geram dengan Buruknya Finishing City
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka, Doktif Berharap Richard Lee Bisa Ditahan
• 19 jam lalucumicumi.com
thumb
Mensos: Keluarga Terdampak Bencana Dapat Bantuan Usaha Rp5 Juta
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Natal Kota Surabaya Kembali Digelar, Perkuat Semangat Toleransi dan Kebersamaan
• 17 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.