VIVA – Bayern Munich membuka tahun 2026 dengan performa meyakinkan. Die Roten melibas RB Salzburg dengan skor telak 5-0 dalam laga uji coba yang digelar sebagai pemanasan jelang paruh kedua musim. Meski hanya berstatus friendly match, pertandingan ini memperlihatkan kesiapan Bayern sekaligus memunculkan cerita lain di luar lapangan.
Empat dari lima gol Bayern tercipta di babak kedua. Felipe Chávez, Lennart Karl yang mencetak dua gol, serta Tom Bischof menjadi aktor utama dalam kemenangan besar tersebut. Salzburg nyaris tak mampu mengimbangi intensitas permainan Bayern, yang sejak awal tampil dominan dalam penguasaan bola maupun agresivitas serangan.
Perbedaan kualitas terlihat jelas sepanjang laga. RB Salzburg kesulitan keluar dari tekanan, bahkan untuk sekadar membangun serangan. Dari kubu lawan, kiper Alexander Schlager menjadi pemain yang relatif paling menonjol, meski hanya tampil di babak pertama. Beberapa penyelamatan penting sempat ia lakukan, termasuk menggagalkan peluang Michael Olise, sebelum akhirnya Bayern benar-benar menguasai pertandingan selepas jeda.
Di sisi Bayern, Jonas Urbig tampil solid di bawah mistar. Kiper muda ini menunjukkan ketenangan, refleks yang baik, serta keberanian membaca permainan dengan keluar dari kotak penalti. Distribusi bolanya turut membantu Bayern menjaga tempo permainan. Clean sheet menjadi hasil yang pantas atas penampilannya.
Lini belakang Bayern juga bekerja efektif. Dayot Upamecano dan Cassiano Kiala tampil disiplin, terutama di babak pertama saat Salzburg masih mencoba memberi tekanan. Setelah itu, ancaman dari tim Austria nyaris tak terlihat.
Eksperimen Vincent Kompany Mulai BerbuahLaga ini juga menjadi panggung eksperimen taktik Vincent Kompany. Salah satu yang mencuri perhatian adalah peran Hiroki Itō. Tidak sekadar bermain sebagai bek, Itō sering bergerak ke tengah sebagai inverted fullback, menambah jumlah pemain Bayern di sektor midfield.
Peran tersebut membuat aliran bola Bayern lebih lancar. Itō beberapa kali terlibat dalam proses build-up serangan, bahkan ikut naik hingga ke area kotak penalti. Gol yang ia cetak menjadi bukti bahwa peran barunya berjalan efektif dan memberi dimensi tambahan bagi permainan Bayern Munich.





