Presiden Interim Venezuela Nyatakan Ingin Bekerja Sama dengan AS

erabaru.net
1 hari lalu
Cover Berita

Wakil Nicolás Maduro yang kini menjabat sebagai pemimpin sementara Venezuela menyatakan: “Kami mengundang pemerintah AS untuk bekerja sama dengan kami.”

EtIndonesia. Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez pada Senin (5/1/2026) menyampaikan pesan bernada lunak kepada Amerika Serikat. Pernyataan disampaikan menyusul operasi militer AS akhir pekan lalu yang menangkap Nicolás Maduro dan mengekstradisinya atas tuduhan narco-terorisme dan kejahatan lainnya.

“Kami mengundang pemerintah Amerika Serikat untuk berkolaborasi dengan kami dalam agenda kerja sama yang berorientasi pada pembangunan bersama, dalam kerangka hukum internasional, guna memperkuat kehidupan masyarakat yang damai dan berkelanjutan,” ujar Rodriguez dalam pernyataan berbahasa Inggris di Instagram.

Ia mengatakan Venezuela kini sedang “bergerak menuju hubungan internasional yang seimbang dan saling menghormati antara Amerika Serikat dan Venezuela, serta antara Venezuela dan negara-negara kawasan, yang berlandaskan kesetaraan kedaulatan dan prinsip non-intervensi.”

Rodriguez—politikus sosialis yang sebelumnya menjabat sebagai wakil Maduro—juga menyebut Presiden Donald Trump dalam pernyataannya, serta tetap menyebut Maduro sebagai presiden Venezuela.

“Presiden Donald Trump, rakyat kami, dan kawasan ini berhak atas perdamaian dan dialog, bukan perang. Itu selalu menjadi pesan Presiden Nicolás Maduro, dan kini menjadi pesan seluruh Venezuela,” katanya.

 “Inilah Venezuela yang saya yakini dan saya dedikasikan hidup saya untuknya. Saya memimpikan Venezuela di mana seluruh warga Venezuela yang baik dapat bersatu.”

Mahkamah Agung Venezuela pada akhir pekan lalu menunjuk Rodriguez sebagai presiden sementara, menyusul operasi dramatis militer AS yang menargetkan kompleks kediaman Maduro. Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap dan dijadwalkan menjalani sidang di pengadilan federal AS pada Senin.

Namun, dalam pernyataan pertamanya, Rodriguez sempat bersikap lebih keras dengan menyebut operasi AS sebagai pelanggaran hukum internasional dan menuntut Washington mengembalikan Maduro ke Venezuela.

Pada Minggu malam, Trump mengatakan kepada The Atlantic bahwa Rodriguez harus bertindak sesuai kepentingan nasional AS dan memperingatkan adanya konsekuensi jika ia tidak melakukannya.

“Jika dia tidak melakukan yang benar, dia akan membayar harga yang sangat mahal—mungkin lebih mahal daripada Maduro,” kata Trump.

Trump menyatakan bahwa penyingkiran Maduro diperlukan demi keamanan nasional AS, seraya menambahkan bahwa “perubahan rezim—apa pun sebutannya—lebih baik daripada kondisi yang ada sekarang.”

“Membangun kembali Venezuela bukan hal buruk. Itu negara yang gagal total, negara yang hancur dalam segala hal,” ujarnya.

Akhir pekan lalu, Trump juga mengatakan AS akan menjalankan Venezuela selama masa transisi kekuasaan. Saat ditanya siapa yang akan memimpin negara itu, ia menjawab bahwa “orang-orang yang berdiri di belakang saya” akan menjalankannya “untuk sementara waktu.”

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan bahwa Washington tidak akan mengelola Venezuela sehari-hari, kecuali dalam hal penegakan karantina minyak yang telah diberlakukan terhadap negara tersebut.

Menurut dakwaan di Pengadilan Distrik Federal Distrik Selatan New York, Maduro dan lima orang lainnya didakwa atas konspirasi narco-terorisme, konspirasi impor kokain, serta pelanggaran senjata.

Sebelum ditangkap, Maduro berulang kali membantah terlibat dalam penyelundupan narkoba atau aktivitas ilegal lainnya, dan menyatakan keinginannya untuk berdamai dengan Amerika Serikat.

Associated Press berkontribusi dalam laporan ini.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Maduro Bukan Akhir, Tapi Awal: Jalur Rahasia Trump yang Mengarah ke Beijing
• 14 jam laluerabaru.net
thumb
AS Tangkap 2 Kapal Tanker Minyak Venezuela
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Panglima TNI Beri Kenaikan Pangkat Prajurit Peraih Medali di SEA Games 2025
• 8 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Titip Pesan ke Atlet: Pakai Bonus untuk Tabungan Masa Depan
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Menyusuri Gang Jelakeng, Lorong Sejarah Hiburan Malam Kolonial yang Terhimpit Kawasan Niaga
• 10 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.