Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (7/1/2026). Simak kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI.
Merujuk data Bloomberg pukul 09.06 WIB, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka terkoreksi 0,08% ke Rp16.772 per dolar AS hari ini. Pada saat yang sama, indeks yang mengukur kinerja dolar AS juga tercatat lesu, melemah 0,05% ke level 98,52.
Senasib dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang terkoreksi 0,03%, dolar Hong Kong melemah 0,01%, dolar Singapura melemah 0,05%, won Korea melemah 0,10%, peso Filipina melemah 0,17%, yuan China terkoreksi 0,07%, ringgit Malaysia terkoreksi 0,07%, dan baht Thailand melemah 0,13%.
Hanya rupee India yang masih bertenaga terhadap dolar AS, dengan menguat 0,12% pada pembukaan perdagangan hari ini.
Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi sebelumnya memperkirakan untuk perdagangan hari ini, Rabu (7/1/2026), nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.
“Untuk perdagangan Rabu [7/1/2026], nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada kisaran Rp16.750 hingga Rp16.780 per dolar AS,” kata Ibrahim, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga
- Kurs Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.772 per Dolar AS Hari Ini (7/1)
- Kurs BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI Hari Ini (6/1)
- Rupiah Melemah, Cek Kurs Dolar AS di BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI Hari Ini (5/1)
Dia menyebut, terdapat sejumlah sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah. Dari luar negeri, Ibrahim menyebut bahwa sentimen datang dari Wakil Presiden Maduro, Delcy Rodriguez yang dilantik sebagai presiden sementara pada Senin. Meskipun dia menyampaikan dukungan untuk Maduro, tidak jelas apakah dia berencana untuk menentang intervensi AS.
“Laporan pada hari Senin menunjukkan bahwa intelijen AS memandang Rodriguez sebagai orang yang paling tepat untuk memimpin pemerintahan sementara,” ujar Ibrahim.
Trump mengisyaratkan bahwa AS akan mengambil alih kendali sementara Venezuela dan membuka industri minyak negara itu, mengundang perusahaan minyak besar Amerika untuk berinvestasi di negara tersebut.
Sementara itu, data ekonomi AS mengungkapkan bahwa bisnis manufaktur terus menunjukkan prospek yang suram. Indeks PMI Manufaktur ISM AS untuk Desember 2025 turun menjadi 47,9, meleset dari perkiraan 48,3 dan turun dari 48,2 pada November 2025.
Hal ini menandakan penurunan lebih lanjut dalam aktivitas manufaktur. Angka tersebut menandai bulan kontraksi kesepuluh berturut-turut dan menggarisbawahi pelemahan yang terus-menerus di sektor ini.
Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyatakan inflasi di Jakarta sepanjang 2025 terkendali di angka 2,63% dari target 2,5%, kurang lebih 1%.
Adapun, penyumbang angka inflasi yang masih didominasi oleh sektor makanan, minuman dan tembakau. Inflasi year-on-year (YoY) atau tahun ke tahun terjadi karena adanya peningkatan harga komoditas yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks harga sejumlah kelompok pengeluaran.
Kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) tersebut, yaitu dari 105,69 pada Desember 2024 menjadi 108,47 pada Desember 2025.
Berikut kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI, Rabu (7/1/2026): Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA Hari IniPT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 10.49 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.778 dan harga jual sebesar Rp16.798 berdasarkan e-rate.
Berdasarkan TT counter, bank swasta terbesar di Indonesia itu pada pukul 10.29 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.637 dan harga jual Rp16.937. Lalu berdasarkan bank notes pada pukul 10.30 WIB, harga beli dan harga jual dolar AS masing-masing ditetapkan sebesar Rp16.637 dan Rp16.937.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI Hari IniPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 11.03 WIB masing-masing sebesar Rp16.768 dan Rp16.795 untuk e-rate.
Lalu untuk TT counter, bank pelat merah itu mematok harga beli sebesar Rp16.680 per dolar AS dan harga jual Rp16.880 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri Hari IniPT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada pukul 09.05 WIB menetapkan harga beli dan harga jual untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.735 dan Rp16.765 per dolar AS.
Kemudian, bank dengan logo pita emas itu mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.550 dan harga jual Rp16.850 untuk TT counter. Lalu untuk bank notes, Bank Mandiri pada pukul 09.15 WIB menetapkan harga beli sebesar Rp16.550 per dolar AS, sedangkan harga jual sebesar Rp16.850 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI Hari IniPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS untuk special rates pada pukul 11.05 WIB masing-masing sebesar Rp16.771 dan Rp16.801.
Berdasarkan TT counter, BNI pada pukul 11.05 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.635 dan harga jual Rp16.905. Untuk bank notes, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.635 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp16.905 per dolar AS.





/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2026%2F01%2F08%2F1855eb7e-19b7-4aaf-ab32-01ec0a349fd8_jpg.jpg)