Madas Cabut Laporan ke Cak Ji, Tegaskan Tak Ada Kaitan dengan Kasus Nenek Elina

genpi.co
1 hari lalu
Cover Berita

GenPI.co - Organisasi kemasyarakatan (ormas) Madura Asli (Madas) Sedarah akhirnya mencabut laporannya terhadap Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ke Polda Jawa Timur.

Ketua Umum Madura Asli (Madas) Sedarah Mochammad Taufik mengatakan meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi yang berawal dari kasus lansia Elina Widjajanti.

“Saya sebagai pelapor menerima permohonan maaf senior saya, tim hukum juga siap mencabut laporan di Polda Jatim. Itu kami cabut. Kami berharap seluruh proses hukum sudah clear,” kata Taufik, dikutip Rabu (7/1).

Taufik menegaskan bahwa peristiwa perusakan rumah nenek Elina tidak berkaitan dengan Madas secara institusional.

“Berdasarkan berita acara pemeriksaan dan keterangan kepolisian, tidak ada kaitannya dengan ormas maupun Madas. Ini yang ingin kami luruskan,” papar Taufik.

Sementara itu, Armuji mengakui keliru dalam pernyataannya yang sempat menyebut atribut Madas.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan tidak memiliki maksud menyudutkan organisasi tertentu.

“Kalau itu memang bukan anggota Madas, maka saya mohon maaf atas kekhilafan saya. Tidak ada maksud lain,” beber Cak Ji.

Dengan demikian, kedua pihak sepakat menutup polemik dan tidak melanjutkan proses hukum.

Dalam hal ini, Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) memediasi kedua belah pihak agar berdamai.

Rektor Unitomo Siti Marwiyah mengatakan mediasi untuk mencegah konflik yang lebih luas dan menjaga kondusivitas Surabaya sebagai kota multietnis.

Dengan begitu, hal ini agar tidak berkembang menjadi perpecahan antarkelompok.

Dia menegaskan Unitomo sebagai kampus kebangsaan dan kerakyatan, memiliki tanggung jawab moral menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat.

"Saya merasa terpanggil bahwa Surabaya ini harus kondisinya aman. Apa yang sudah terjadi beberapa hari ini harus segera di-clear-kan, jangan sampai ada perpecahan antar-ormas atau kemudian antar-golongan, itu jangan sampai terjadi," jelas dia.(ant)

Simak video berikut ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dana Desa 2026 Cuma Rp 60,57 Triliun, Lebih Rendah Dari 2025, Ini Skema Pembagiannya
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mengapa Short Drama China Justru Digemari Laki-laki Dewasa?
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Emas UBS & Galeri24 di Pegadaian Hari Ini 8 Januari 2026
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Rodriguez: Tak Ada Agen Asing yang Memerintah Venezuela Usai Maduro Diculik AS
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Lifting Minyak Tembus 605,3 Barel per Hari pada 2025, Lampaui Target APBN
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.