Bakamla berupaya tambah kapal dan SDM demi perkuat pengawasan di laut

antaranews.com
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah mengatakan jajarannya berupaya menambah unit kapal patroli dan sumber daya manusia (SDM) atau personel untuk memperkuat pengawasan laut di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Irvansyah lantaran saat ini jajarannya hanya memiliki jumlah kapal dan personel yang tidak banyak.

Irvansyah pun membandingkan dengan coast guard dari Filipina yang wilayah pengawasannya tidak terlalu berbeda dengan Indonesia.

Saat ini, kata dia, Filipina memiliki kapal patroli hampir 300 unit. "Mereka memiliki kapal patroli sekitar 300-an, kita baru punya 10," kata Irvansyah dalam jumpa pers usai upacara perayaan HUT Ke-20 Bakamla di Jakarta, Rabu.

"Mereka (Coast Guard Filipina) personelnya sekitar 30.500-an orang. Sementara Bakamla ini 1.500 saja belum," jelas Irvansyah.

Baca juga: Bakamla RI perkuat kerja sama maritim dengan Coast Guard Yunani

Akibat kondisi tersebut, kata dia, pihaknya berupaya mengajukan pengadaan kapal dan penambahan personel ke pihak DPR guna memastikan kebutuhan pertahanan laut Indonesia tercukupi.

"Kita sudah menyusun posturnya Bakamla RI sampai 2045. Jadi kita sekitar butuh 274 kapal," jelas Irvansyah.

Kini, menurut di, guna memperkuat pengawasan yang dilakukan dengan bermodal 10 kapal patroli, Bakamla berupaya bekerja sama dengan instansi terkait seperti TNI AL, Polairud dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam kegiatan patroli bersama.

Dengan adanya sinergitas antara instansi tersebut, Irvansyah yakni pengawasan wilayah laut Indonesia akan lebih maksimal.

Baca juga: Bakamla tangkap lima nelayan Ilegal di Perairan Australia

Baca juga: Bakamla minta tambahan anggaran Rp5 triliun untuk biaya patroli laut

Baca juga: Bakamla bahas penguatan sistem informasi laut dengan 8 instansi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi Royalti Rp 14 Miliar
• 1 jam lalukompas.com
thumb
BPOM Raih Status WHO Listed Authority, Kalahkan China dan India
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Sahabat Nangis Jadi Pendamping Ranty Maria Menikah dengan Rayn Wijaya
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
PB Pertacami siapkan atlet untuk tembus Asian Games 2026
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Kementerian ATR/BPN Ungkap Cara Alih Status Girik Menjadi Sertifikat Tanah 
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.