Prabowo Targetkan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan meningkatkan produksi perikanan secara besar-besaran pada 2026. Hal ini ia ungkapkan dalam sambutannya saat Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, Karawang, Rabu (7/1).

Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan pembentukan sekitar 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), dengan jumlah yang diproyeksikan akan terus bertambah pada tahun-tahun berikutnya.

“Tahun 26 (2026) ini kita targetkan 1.100 desa nelayan (KNMP). Tahun-tahun depan mungkin lebih banyak lagi,” kata Prabowo dalam sambutannya di Karawang, Rabu (7/1).

Di sisi lain, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan pembangunan KNMP di 65 lokasi telah menyerap lapangan kerja bagi sekitar 17.550 orang. Rata-rata, setiap lokasi menyerap sekitar 270 tenaga kerja.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, menjelaskan bahwa tenaga kerja yang terlibat berasal dari berbagai sektor, mulai dari konstruksi, nelayan, hingga operasional kampung nelayan.

Dia menyebutkan, jumlah tenaga kerja tersebut berpotensi terus meningkat seiring berjalannya pengelolaan fasilitas, logistik perikanan, serta dukungan layanan dari hulu hingga hilir.

“Peningkatan tenaga kerja ini menjadi mandat Presiden RI yang tertuang dalam asta cita, khususnya khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan kemandirian ekonomi lokal,” ujar Latif dalam keterangannya, dikutip Rabu (7/1).

Latif menambahkan, pembangunan KNMP merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperluas kesempatan kerja.

Menurut dia, program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi pesisir secara inklusif melalui pendekatan social engineering.

“Program ini hadir bukan hanya membangun fasilitas seperti dermaga, cold storage, atau pabrik es. Lebih dari itu, ini adalah kesempatan nyata bagi masyarakat pesisir untuk bangkit secara ekonomi dan sosial,” katanya.

Pada tahap pertama, pembangunan KNMP dilakukan di 65 titik yang tersebar di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Pemerintah selanjutnya berencana melanjutkan pembangunan tahap kedua di 35 titik tambahan, yang ke depannya ditargetkan berkembang hingga mencapai 1.000 lokasi.

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja di daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Latif juga menyampaikan bahwa program KNMP mendapat sambutan positif dari masyarakat karena manfaatnya yang dirasakan langsung.

“Masyarakat juga menyambut antusias program KNMP ini karena membawa dampak positif yang nyata di daerah,” kata Latif.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Steel Haze Lepas EP No Brakes, All Rage: Manifestasi Kemarahan dan Realitas Urban Malang
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Keterbatasan Armada Jadi Penyebab Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Seskab rapat dengan menteri hingga BUMN bahas pemulihan pascabencana
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Pelaku Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Segera Diadili
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Gelar Konferensi Pers Awal Tahun 2026, Namarin Soroti Sektor Maritim di Tengah Dinamika Global
• 17 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.