AS Terus Kejar Tanker Minyak Rusia yang Kabur ke Atlantik Utara

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Washington: Amerika Serikat (AS) terus memantau secara intensif sebuah kapal tanker minyak yang berada di bawah perlindungan Rusia. Kapal tersebut melarikan diri dari kawasan Karibia menuju Atlantik Utara menyusul gagalnya upaya pemeriksaan oleh otoritas AS. 

Situasi ini memicu kekhawatiran akan potensi konfrontasi maritim seiring meningkatnya aktivitas pengawasan, menurut laporan media pada Selasa.

Kapal yang sebelumnya bernama Bella 1 dan kini terdaftar sebagai Marinera di bawah yurisdiksi Rusia itu pertama kali terdeteksi di dekat pesisir Karibia Venezuela pada akhir Desember, sebagaimana dilaporkan CNN dan dikutip Anadolu, Rabu, 7 Januari 2026.

Baca Juga :

Kapal Perang Rusia Kawal Tanker Minyak yang Diburu AS di Samudra Atlantik
Kapal tersebut dijatuhi sanksi oleh Washington pada 2024 atas dugaan keterlibatan dalam pengangkutan minyak ilegal yang dikaitkan dengan minyak mentah Iran serta entitas lain yang masuk daftar hitam. Saat itu, kapal disebut tengah menuju Venezuela untuk memuat kargo ketika pasukan Penjaga Pantai AS berupaya melakukan pemeriksaan.

Namun, awak kapal menolak upaya tersebut dan melakukan manuver tajam berbalik arah, sebelum melarikan diri ke perairan Samudra Atlantik.

Pada bulan ini, data pelacakan kapal berbasis sumber terbuka dari Kpler menunjukkan tanker tersebut bergerak ke arah timur laut di Atlantik Utara, sekitar 250 mil dari pantai Irlandia, dan melaju menuju Laut Utara, menurut laporan tersebut.

Selama pelarian, awak kapal mengecat bendera Rusia di lambung kapal dan mengklaim berada di bawah perlindungan otoritas Rusia.

Tak lama kemudian, Rusia secara resmi memasukkan kapal itu ke dalam daftar registrasi nasional dengan nama Marinera dan mencantumkan Sochi sebagai pelabuhan asal. Moskow juga mengajukan tuntutan diplomatik agar Amerika Serikat menghentikan pengejaran, langkah yang semakin mempersulit potensi penyitaan kapal tersebut berdasarkan hukum maritim internasional.

Meski demikian, sejumlah media melaporkan bahwa Amerika Serikat tetap secara aktif merencanakan pencegatan terhadap Marinera dan kapal-kapal tanker lain yang telah dikenai sanksi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Grup Bakrie (ENRG) Suntik Anak Usaha Rp105 Miliar untuk Lunasi Utang ke BMRI
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Turun Hujan Ringan hingga Deras Hari ini Jumat, 9 Januari 2026
• 13 detik laludisway.id
thumb
Cara Mudah Jelajahi Hidden Gem di Kampung Batik Kauman Solo
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Presiden Prabowo: Kejaksaan Akan Sita Tambahan 5 Juta Hektare Lahan Sawit Ilegal
• 17 jam lalumatamata.com
thumb
Tips Memilih Jeruk Bali yang Manis dan Matang Sempurna, Periksa Warna Kulit
• 6 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.