JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengungkap mayoritas fasilitas kesehatan (faskes) baik rumah sakit (RS) atau puskesmas yang terdampak bencana banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatera sudah beroperasi.
Budi menerangkan, sempat ada sembilan rumah sakit berhenti operasi akibat terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh.
"Dari 87 rumah sakit yang terdampak pada saat bencana ini terjadi, kita lihat dalam seminggu beberapa di antaranya bisa pulih kembali. Nah ada sembilan yang benar-benar harus berhenti beroperasi," kata Budi di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Baca juga: Update Korban Banjir Sumatera: 1.177 Tewas, 242.174 Orang Mengungsi
Menkes menyebut, berkat kerja sama dan bantuan semua pihak, akhirnya sembilan rumah sakit itu dapat kembali beroperasi melayani masyarakat.
"Tidak semuanya 100 persen penuh beroperasi, karena ada yang masih banjir, masih ketutup lumpur, alatnya rusak. Tapi dalam dua minggu, seluruh 87 RSUD di daerah bencana, termasuk sembilan yang banjirnya setinggi pinggang lebih, yang benar-benar udah alatnya udah nggak karu-karuan, itu bisa mulai beroperasi kembali," jelasnya.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=bencana banjir dan longsor, banjir sumatera, Fasilitas Kesehatan Sumatera, Rumah Sakit Beroperasi, Puskesmas Terdampak Bencana&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNy8xNjM4MTQxMS9tZW5rZXMtc2VidXQtbWF5b3JpdGFzLWZhc2lsaXRhcy1rZXNlaGF0YW4tZGFlcmFoLWJhbmppci1zdW1hdGVyYS1raW5pLXB1bGlo&q=Menkes Sebut Mayoritas Fasilitas Kesehatan Daerah Banjir Sumatera Kini Pulih§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Baca juga: Ke Menkes Budi, Bupati Aceh Timur Minta Alkes dan Rehab Rumah Sakit
Tinggal 3 puskesmas belum beroprasiSelain rumah sakit, mayoritas puskesmas yang terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera juga sudah kembali beroperasi.
Dari total 152 puskesmas yang terdampak parah dan berhenti operasi, kini hanya sisa tiga puskesmas yang masih berhenti total karena kerusakan parah.
"Ini jauh lebih berat karena lebih banyak Puskesmasnya, ada 867, dan 152 benar-benar kerendam tinggi sekali, udah berantakan sekali, berhenti beroperasi," ucapnya.
Baca juga: Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Kayu Gelondongan Banjir Sumatera
Ketiga puskesmas yang masih terdampak parah dan belum beropasi itu ada di Aceh.
"Dan alhamdulillah, sampai awal Januari 2026, tinggal tiga lagi yang belum bisa beroperasi yaitu di Aceh Tengah, Rusip Antara; di Aceh Tenggara, Jambur Lak Lak; dan di Aceh Timur, Lokop," ucap dia.
Menurut Budi, puskesmas yang ada di Gampong Lokop di Aceh Timur benar-benar sudah hancur dan harus dibangun ulang.
"Yang Lokop ini benar-benar sudah hancur. Jadi ketimpa kayu-kayu besar ya, jadi Puskesmas roboh, sekarang sedang kita bangun baru," tuturnya.
Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini




