Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengangkat derajat hidup keluarga petani di Indonesia. Dalam acara Deklarasi Panen Raya dan Swasembada Pangan 2026 di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1), Prabowo mengungkapkan impiannya agar anak-anak petani mampu meraih cita-cita setinggi langit, termasuk menjadi jenderal atau insinyur.
"Saya ingin anak-anak petani bisa sekolah tinggi, bisa jadi insinyur, bisa jadi jenderal," ujar Presiden Prabowo di hadapan ribuan petani.
Baca juga:
Prabowo Siap Sikat Habis Tambang Ilegal, Tegaskan Uang Rakyat Tak Boleh Hilang 1 Persen Pun
Menurut Presiden, keberpihakan kepada petani adalah bentuk balas budi sejarah. Ia menyebut petani sebagai kelompok yang paling setia kepada negara, terutama saat menyokong logistik pangan para pejuang di masa kemerdekaan.
Bagi Prabowo, indikator keberhasilan kepemimpinannya adalah ketika kesejahteraan petani meningkat dan harga kebutuhan produksi pangan menurun.
Sebagai bukti nyata bahwa latar belakang keluarga bukan penghalang kesuksesan, Presiden menunjuk Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Keduanya merupakan putra asli petani yang kini menduduki kursi strategis di kabinet.
Baca juga:
Momen Presiden Prabowo Subianto Hadiri Panen Raya dan Umumkan Swasembada Pangan 2025
Selain fokus pada pendidikan generasi muda tani, Prabowo juga menargetkan penurunan harga pupuk, benih, dan pangan secara keseluruhan. Momentum ini bertepatan dengan pengumuman resmi bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan pada tahun 2025.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya umumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia. Kita sudah berdiri di atas kaki sendiri dan tidak lagi bergantung pada bangsa lain," tutup Prabowo.




