MUI Nilai Pilkada Lewat DPRD Perlu Dikaji Ulang Demi Kemaslahatan Publik

okezone.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh, turut menyampaikan pandangannya terkait wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Ia menegaskan, bahwa setiap kebijakan politik harus berorientasi pada kemaslahatan publik.

“MUI memandang bahwa kebijakan politik harus berorientasi pada kemaslahatan publik serta dijalankan dengan prinsip keadaban dan upaya meminimalkan potensi destruktif,” ujar Ni’am, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga :
Survei LSI Denny JA: Mayoritas Masyarakat Menolak Pilkada Lewat DPRD

Dalam perspektif keagamaan, kata Ni’am, kebijakan yang ditetapkan oleh ulil amri wajib diarahkan untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kebijakan publik perlu terus dievaluasi secara objektif dan berkelanjutan.

“Tugas kita adalah mengevaluasi kebijakan publik. Jika mendatangkan kemaslahatan, maka dilanjutkan. Namun jika mendatangkan mafsadat, harus diperbaiki,” tegasnya.

Ni’am mengungkapkan, bahwa MUI telah melakukan kajian mendalam terhadap sistem pilkada langsung sejak Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI tahun 2012. Dari kajian tersebut, MUI menemukan sejumlah dampak negatif yang ditimbulkan oleh pilkada langsung.

Baca Juga :
Soal Pilkada Langsung atau Lewat DPRD, PKS: Sama-Sama Konstitusional

“Selain itu, sistem pilkada langsung juga menimbulkan ekonomi biaya tinggi serta praktik politik uang yang merusak akal sehat dan moralitas masyarakat,” paparnya.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemlu Nyatakan Posisi Indonesia soal Isu Venezuela Mengacu Hukum Internasional
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BeauPicks: 5 Benda Portable yang Cocok untuk Anak Kos, Bikin Hidup Lebih Praktis!
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kulit Rose Blackpink Glowing, Suplemen Kolagen Bisa Bikin Kenyal dan Cerah
• 16 jam lalugenpi.co
thumb
Program Kemitraan Maxxi Tani Tekan Biaya Produksi Petani hingga 12 Persen dan Tingkatkan Hasil Panen
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Tuduhan Rismon Dipertanyakan, Guru Besar UGM: Jokowi Pernah Kuliah, Pernah Ujian, dan Ikut Yudisium
• 20 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.