Para ulama sering mengibaratkan bulan Rajab sebagai waktu untuk menanam benih, Sya'ban sebagai waktu menyiram, dan Ramadan sebagai waktu untuk memanen. Oleh karena itu, memulai amalan sejak dini di bulan ini sangatlah krusial.
Berikut ini amalan yang dapat Sobat Medcom amalkan saat Bulan Rajab. Membaca Doa Memasuki Bulan Rajab Sunnah bagi setiap Muslim untuk memanjatkan doa saat memasuki bulan ini agar diberkahi hingga sampai ke bulan Ramadan. Doa yang masyhur dipanjatkan adalah:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
"Allahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya’baana wa ballighnaa Ramadhana." Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikanlah usia kami hingga bulan Ramadhan." Melaksanakan Puasa Sunnah Berpuasa di bulan Rajab sangat dianjurkan sebagai bagian dari memuliakan bulan-bulan haram. Meski tidak ada ketentuan jumlah hari yang mengikat, umat Muslim dapat melaksanakan puasa sunnah seperti:
- Puasa Senin dan Kamis.
- Puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, dan 15 di bulan Hijriah).
- Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak).
Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 18 Februari 2026 Memperbanyak Istighfar dan Dzikir Bulan Rajab juga dikenal sebagai bulan permohonan ampun (Syahrul Istighfar). Sangat dianjurkan bagi kita untuk memperbanyak membaca istighfar guna menyucikan hati dari dosa-dosa masa lalu. Salah satu dzikir yang dianjurkan adalah membaca:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ
"Rabbighfirlii warhamnii watub 'alayya." Artinya: "Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, dan terimalah taubatku."
Meningkatkan Sedekah dan Kebaikan Sosial
Selain ibadah ritual, bulan Rajab adalah momen yang tepat untuk memperkuat hubungan antarmanusia melalui sedekah. Memberi makan orang yang lapar, membantu tetangga yang kesulitan, atau menyantuni anak yatim di bulan mulia ini memiliki nilai keutamaan yang besar di sisi Allah SWT. Menghindari Perbuatan Dzalim Mengingat Rajab adalah bulan yang dihormati, Allah SWT melarang hamba-Nya untuk melakukan perbuatan dzalim, baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Menjaga lisan dari ghibah, menjaga hati dari iri dengki, dan menjauhi maksiat adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap kemuliaan bulan ini.
Jadikanlah bulan Rajab ini sebagai titik balik untuk memperbaiki kualitas ibadah kita. Dengan memperbanyak doa, puasa, dan dzikir, kita berharap hati kita semakin bersih dan siap menyambut bulan suci Ramadhan dengan jiwa yang penuh cahaya.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)



