Hadir di Sidang Chromebook Nadiem, Tokoh Publik Ini Soroti Pembuktian Unsur Mens Rea

viva.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA — Sidang perkara pengadaan Chromebook yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim kembali mendapat perhatian publik.

Sejumlah tokoh bahkan hadir langsung di ruang sidang dan menekankan pentingnya pembuktian unsur niat jahat atau mens rea dalam perkara tersebut.

Baca Juga :
Pakar: Pengakuan Nadiem Makarim Tak Terima Keuntungan Dari Proyek Laptop Perlu Digali
Eks Hakim Soroti Eksepsi Nadiem: Pengusaha Sukses Bukan Jaminan Bebas Korupsi Saat Jadi Menteri

Anggota International Council of Transparency International, Natalia Soebagjo yang mengikuti jalannya persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat pada Senin, 5 Januari 2026 menilai dakwaan yang dibacakan jaksa perlu diuji secara ketat untuk memastikan ada atau tidaknya mens rea dalam kebijakan yang dipersoalkan.

"Tadi saya berkesempatan mengikuti pembacaan dakwaan yang panjang sekali. Bagi saya menjadi semakin jelas tuntutan yang diajukan kepada Nadiem. Saya berharap nanti tim hukumnya bisa melakukan bantahan yang mantap. Semoga eksepsinya diterima," ujar Natalia, dikutip Kamis, 8 Januari 2026.

Natalia menegaskan, putusan hakim harus didasarkan pada prinsip keadilan dan fakta hukum, khususnya terkait unsur kesengajaan dalam tindak pidana.

"Persidangan ini saya harap bisa berlangsung berdasarkan prinsip-prinsip keadilan. Bahwa betul bisa dibuktikan tidak ada mens rea. Saya berharap para hakim dapat mengambil keputusan yang sebaik-baiknya demi penegakan hukum yang berkeadilan demi pemberantasan korupsi yang semestinya," kata dia.

Selain Natalia, aktris senior Jajang C. Noer juga menyatakan dukungannya terhadap Nadiem. Jajang mengaku mengenal keluarga Nadiem secara personal dan meyakini kebijakan yang diambil dilandasi niat baik.

"Dia sama sekali tidak bersalah karena dia selalu berniat baik untuk negara. Saya kenal keluarga mereka, jadi tidak mungkin sedikit pun mau menyeleweng," kata Jajang.

Jajang menilai tuduhan terhadap Nadiem tidak sejalan dengan karakter dan rekam jejak pribadi yang ia kenal selama ini.

"Dia baik sekali, santun, dan pintar. Hatinya baik itu yang saya tahu. Tentu saja saya harap keadilan benar-benar ditegakkan. Hanya keadilanlah yang bisa memberikan rasa adil," ujar dia lagi.

Baca Juga :
Amnesty: Prajurit TNI Bukan Satpam Kejaksaan
Pengacara Soroti Perubahan Dakwaan Kerry Riza, Awalnya Dituding Oplos BBM
Heboh 3 Prajurit TNI Ditegur Hakim Saat Sidang Nadiem Makarim, Begini Dalih Kejagung

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia 2026: Tahun Penentuan Arah Negara Digital atau Negara Ketergantungan
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Ispa dan Otot Kaku, Jadi Keluhan Korban Banjir di Pidie Jaya
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
30 Kata-kata Motivasi Agar Cepat Move On dari Mantan, Kisah Lama Jangan Dibaca
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kemnaker: Kenaikan Upah Minimum juga Harus Sejahterakan Pekerja
• 21 jam laludisway.id
thumb
Harga Kemiri dan Sayur-Mayur di Pasar Ciputat Melonjak
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.