Sidang Ammar Zoni, Ardian Sebut Alami Intimidasi dan Kekerasan Fisik di Rutan Salemba

kompas.com
23 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Terdakwa kasus peredaran narkotika di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Ardian Prasetyo bin Arie Ardih, mengaku mengalami intimidasi, dipukul, dan disetrum saat diperiksa polisi.

Pernyataan itu terungkap dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2025). Kasus ini juga menjerat terdakwa lain, Muhammad Ammar Akbar alias Ammar Zoni.

Ardian menceritakan kronologi kejadian pada 23 Januari 2025, saat ia hendak keluar dari kamar sel untuk membeli makanan di kantin Rutan Salemba.

Baca juga: Sebelum Sidang, Ammar Zoni Hampiri Kekasih dan Cipika-cipiki

Kantin tersebut memang tersedia untuk para tahanan, meski mereka sudah menerima jatah makan dan minum dari rutan setiap harinya.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Ammar Zoni, kasus Ammar Zoni, kasus narkotika, Intimidasi Polisi, sidang PN Jakarta Pusat&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOC8xMzU1NDUyMS9zaWRhbmctYW1tYXItem9uaS1hcmRpYW4tc2VidXQtYWxhbWktaW50aW1pZGFzaS1kYW4ta2VrZXJhc2FuLWZpc2lrLWRp&q=Sidang Ammar Zoni, Ardian Sebut Alami Intimidasi dan Kekerasan Fisik di Rutan Salemba§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Ardian menjelaskan, ia tinggal di blok E1, dan saat keluar kamar, bertemu dengan Hendra, salah satu petugas pengamanan Rutan Salemba.

"Saya balik lagi ke kamar bukan karena ada Pak Hendra, tapi karena duit saya ketinggalan untuk beli makan. Dan sekalian saya mau nanya Bang Asep (terdakwa 1 Asep bin Sarikin) mau makan apa," kata Ardian.

"Pas saya balik lagi ingin turun ke tangga lantai dasar ingin beli makan, itu saya dihadang sama Pak Hendra. Saya ditanya, 'Kenapa kamu balik lagi?' Di situ saya sebetulnya kaget," lanjutnya.

Ardian menjawab dirinya kembali bukan karena melihat Hendra, melainkan untuk mengambil uang yang tertinggal dan menanyakan makanan untuk Asep.

Setelah membeli makanan, Ardian dimintai tolong oleh Umar, penjaga kantin, untuk mengantar rokok ke kamar blok R.

Ardian awalnya mempertanyakan mengapa Umar tidak mengantarkan sendiri, namun Umar menjelaskan saat itu tidak ada petugas lain yang menjaga kantin. Akhirnya, Ardian menyanggupi permintaan tersebut.

Baca juga: Belum Kabulkan Ammar Zoni Jadi Justice Collaborator, LPSK: Rekam Jejaknya Kita Semua Tahu

"Nah pada saat di blok R saya masuk ke gedung tipe satu, di situ saya ditelepon sama anak kamar (teman sekamar selnya) namanya Zainal. Dia mengasih tahu saya katanya Asep dibawa," lanjut Ardian.

Zainal menyampaikan bahwa petugas rutan meminta Ardian segera menuju pos penjagaan karena dicurigai terlibat. Setelah menutup telepon, Ardian berniat tetap mengantarkan rokok terlebih dahulu ke kamar lantai blok R.

"Pas di lantai 2 saya ketemu Ade Candra, terdakwa 4. Dia lagi nunggu pintu blok dibuka. Karena pintu blok R ini masih ditutup karena steril bersih-bersih dipel disapu," tutur Ardian.

"Nah, saya (kemudian) mau ke pos penjagaan kan karena mau menghadap ke Pak Hendra. Saya minta tolong dia (Ade Candra), 'Tolong titip dulu deh rokok sebungkus sama HP saya,' saya bilang ke Ade Candra. 'Tolong titip dulu rokok sebungkus sama HP, kalau enggak nanti taruh ke kamar aja,'" jelasnya.

Saat sampai di pos penjagaan, Ardian melihat sudah ada terdakwa 1, Asep bin Sarikin, di sana. Ardian ditanya oleh petugas apakah ia mengenal Asep, dan ia mengakui karena memang teman sekamar.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Baca juga: Pengakuan, Uang, dan Sabu: Fakta-Fakta Sidang Kasus Ammar Zoni


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Nakhodai AMDATARA, Karyanto Wibowo Siap Dorong Kemajuan Industri AMDK
• 16 jam laluerabaru.net
thumb
Bebas Bersyarat, Jonathan Frizzy Akan Dipenjara Lagi Jika Lakukan Pelanggaran
• 5 jam lalugenpi.co
thumb
Puting Beliung Terjang Bandara Juanda, Pohon Tumbang hingga Penerbangan Dialihkan
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Demo Dicuekin, Mahasiswa Ngamuk Buang Sampah 2 Truk ke Kantor Wali Kota Tangsel
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Kronologi Wanita di Bandara Soetta Dibekuk Usai Nyamar Pakai Baju Kru Kabin Batik Air Saat Naik Pesawat, Begini Akhirnya
• 6 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.