REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Pemerintah menargetkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) nasional mencapai 17 persen pada 2026. Target tersebut menjadi tonggak penting dalam agenda transisi energi, sekaligus menguji efektivitas kebijakan percepatan proyek EBT di tengah tantangan pembiayaan dan kesiapan infrastruktur.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listyani Dewi mengatakan, realisasi bauran EBT terus menunjukkan tren peningkatan, terutama di sektor ketenagalistrikan. Hingga saat ini, porsi EBT dalam bauran ketenagalistrikan telah mencapai sekitar 16,3 persen, lebih tinggi dari target Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) sebesar 15,9 persen.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Target nasional bauran energi pada 2026 adalah 17 persen. Khusus ketenagalistrikan, realisasinya sudah di atas 16 persen dan masih berpeluang meningkat seiring percepatan commercial operation date (COD) pembangkit EBT,” ujar Eniya.
Menurutnya, pemerintah tengah mendorong percepatan penyelesaian proyek-proyek pembangkit EBT yang sudah berada di tahap akhir, terutama pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Beberapa proyek PLTA yang sempat mengalami penyesuaian jadwal COD diharapkan dapat mulai beroperasi penuh pada 2026 sehingga memberikan tambahan signifikan terhadap bauran energi.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Di sisi regulasi, pemerintah juga menyiapkan penyempurnaan kebijakan untuk mempercepat realisasi proyek EBT. Salah satunya melalui revisi Peraturan Presiden terkait pengadaan pembangkit EBT, termasuk penyederhanaan proses perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) dan kepastian skema tarif.
“Kami berupaya memberikan kepastian bagi pengembang, mulai dari tarif, waktu PPA, hingga aspek finansial. Beberapa terobosan sudah diterapkan, dan akan diperluas ke jenis EBT lain,” jelasnya.
Selain ketenagalistrikan, kontribusi EBT juga didorong dari sektor non-listrik, seperti bioenergi dan biodiesel. Pemerintah menilai peningkatan pemanfaatan bioenergi tidak hanya mendukung target bauran energi, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan impor bahan bakar minyak (BBM) dan penguatan ketahanan energi nasional.
Eniya menambahkan, pencapaian target 17 persen pada 2026 masih menghadapi tantangan, terutama dari sisi pendanaan dan kesiapan proyek. Meski demikian, pemerintah optimistis target tersebut dapat didekati, bahkan terlampaui, apabila proyek-proyek EBT yang telah direncanakan dapat beroperasi sesuai jadwal.
“Kalau proyek-proyek PLTA dan EBT lainnya bisa COD sesuai rencana, bauran energi akan terdongkrak. Ini menjadi fase penting sebelum kita melangkah ke target yang lebih tinggi pada tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.



