Tiga penerbangan terpaksa melakukan pengalihan pendaratan menuju Bandara Ahmad Yani Semarang, imbas hujan deras disertai angin puting beliung di wilayah Terminal 1 Bandara Juanda, di Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/1/2026) sore.
Muhammad Tohir General Manager Bandara Internasional Juanda mengatakan, pengalihan pendaratan itu dilakukan lantaran kondisi di terminal 1 yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pendaratan.
“Kami terus berkoordinasi dengan maskapai serta AirNav Indonesia terkait penyesuaian jadwal penerbangan berikutnya,” kata Tohir.
Selain itu, Manajemen Bandara Juanda mengimbau kepada calon penumpang untuk terus memantau informasi terbaru mengenai status penerbangannya melalui maskapai masing-masing maupun contact center di 172.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait guna memonitor situasi cuaca dalam rangka menjaga keselamatan operasional dan kenyamanan penumpang. Informasi perkembangan akan kami sampaikan secara berkala,” tuturnya.
Di sisi lain Bandara Juanda juga memastikan seluruh fasilitas terminal dan area sisi udara dalam kondisi aman pascacuaca ekstrem baru saja terjadi.
Tohir mengatakan hembusan angin kencang itu mengakibatkan sejumlah pohon di area parkir Terminal 1 tumbang dan mengenai beberapa kendaraan yang sedang parkir.
“Tidak terdapat korban jiwa atas kejadian ini. Saat ini tim kami telah melakukan penanganan dan pembersihan agar area dapat kembali normal dengan tetap mengutamakan keselamatan,” pungkasnya.(wld/bil/ham)


