Amerika Serikat (AS) merebut sebuah kapal tanker berbendera Rusia, yang dibayang-bayangi sebuah kapal selam Rusia pada Rabu (7/1). Dilansir reuters, AS sudah memonitor pergerakan kapal tanker ini selama 2 pekan terakhir.
Kapal tanker yang aslinya bernama Bella-1 ini sebelumnya berhasil menembus blokade AS di Venezuela. Lalu, setelah Presiden Nicolas Maduro ditangkap, AS mengambil tindakan ke Kapal Tanker Bella-1 yang kini disebut sebagai Marinera di dekat Islandia.
"Blokade dan sanksi ekspor-impor minyak ke Venezuela masih berlaku penuh, dan berlaku di semua kawasan di dunia," kata Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, lewat akun X nya.
Proses AS merebut kapal ini dilakukan oleh Coast Guard AS bersama dengan pasukan elite AS. kapal tanker itu kini berada di bawah kontrol Coast Guard.
Ada Kapal AL Rusia di Dekat Tanker MarineraDua sumber militer AS reuters menyebut, ada sejumlah kapal AL Rusia di dekat tanker tersebut. Termasuk sebuah kapal selam.
Tapi, tidak dirinci seberapa dekat kapal AL Rusia itu dengan tanker yang direbut AS. Tapi, tidak terjadi konfrontasi antara unit-unit AS yang merebut kapal dan unit-unit Rusia.
Sementara itu, Kementerian Transportasi Rusia menyatakan telah kehilangan kontak sama sekali dengan Tanker Marinera, setelah pasukan AS menaiki kapal tersebut.
"Itu adalah sebuah tindakan pembajakan," kata Andrei Klishas, anggota dewan Rusia dari partai penguasa, United Rusia, dilansir kantor berita TASS.
Sampai saat ini, belum diketahui ke mana Marinera akan dibawa. Informasi menyebut, kapal akan dibawa ke Perairan Inggris oleh jajaran Coast Guard AS. Tapi, pihak Inggris belum berkomentar sampai saat ini.




