JAKARTA, KOMPAS.TV - Kreator konten DJ Donny menegaskan bahwa teror dan intimidasi tidak akan menghentikan sikap kritis para kreator dan aktivis terhadap kebijakan publik yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.
Dalam program ROSI, DJ Donny menyebut, meski teror yang dialami tidak membuat gentar, ia tetap memilih bersikap lebih berhati-hati dalam menyampaikan kritik, seiring diberlakukannya KUHP dan KUHAP baru.
Namun menurutnya, sikap kritis tetap tidak bisa dibungkam.
DJ Donny mengajak masyarakat, khususnya para kreator konten, untuk tetap kritis terhadap kebijakan yang tidak pro-rakyat, baik terkait penanganan bencana alam maupun isu lingkungan hidup.
Ia secara terbuka mengecam bentuk intimidasi yang dialami dirinya dan rekan-rekannya. Menurutnya, teror seperti mengirim bangkai ayam atau mencoret-coret kendaraan adalah cara-cara tidak beradab dan mencederai demokrasi.
DJ Donny menegaskan, kritik yang selama ini ia sampaikan bukan bersifat personal, melainkan ditujukan pada kebijakan publik. Karena itu, jika ada pihak yang ingin menghentikan kritik, jawabannya bukan intimidasi, melainkan perbaikan kebijakan.
“Kalau mau bungkam kami, bungkamlah dengan kebijakan yang baik. Bungkam dengan tidak merusak alam,” ujarnya.
Ia bahkan menantang pemerintah dan pemangku kebijakan untuk menjawab kritik dengan langkah konkret, seperti menciptakan jutaan lapangan kerja dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.
DJ Donny menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa suara kritis justru lahir dari kepedulian terhadap bangsa dan negara, dan tidak seharusnya dibalas dengan teror atau intimidasi.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/jeVZMgCs640?si=BI1FL3XpcEbJl76p
#teror #aktivis #contentcreator
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- dj donny
- teror
- ancaman
- content creator


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)


