Defisit Neraca Dagang AS Sentuh Level Terendah sejak 2009

bisnis.com
19 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Defisit perdagangan Amerika Serikat Oktober 2025 menyempit tajam ke level terendah sejak 2009 yang didorong oleh anjloknya impor, terutama produk farmasi.

Data Departemen Perdagangan AS yang dilansir dari Bloomberg pada Jumat (9/1/2026) menunjukkan defisit perdagangan barang dan jasa menyusut 39% dibandingkan bulan sebelumnya menjadi US$29,4 miliar. Angka tersebut lebih kecil dari seluruh perkiraan dalam survei ekonom Bloomberg.

Adapun, rilis laporan ini sempat tertunda lebih dari satu bulan akibat penutupan pemerintah federal (government shutdown).

Nilai impor turun 3,2%, mencerminkan penurunan pengiriman obat-obatan dan emas nonmoneter. Impor sediaan farmasi merosot ke level terendah sejak Juli 2022. Di sisi lain, nilai ekspor barang dan jasa AS meningkat 2,6% pada Oktober 2025. Seluruh angka tersebut belum disesuaikan dengan inflasi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Sejumlah perusahaan diketahui memajukan impor obat pada September 2025, seiring antisipasi rencana Presiden AS Donald Trump untuk memberlakukan tarif 100% atas impor farmasi mulai 1 Oktober 2025, yang pada akhirnya ditunda. 

Banyak perusahaan berhasil menghindari tarif tersebut setelah mencapai kesepakatan dengan pemerintah AS dengan imbalan komitmen penurunan harga obat.

Baca Juga

  • Trump Ancam Stabilitas Amerika Latin, Kolombia Jadi Incaran Usai Venezuela
  • Menkeu Bessent Tekan The Fed Pangkas Suku Bunga demi Pertumbuhan Ekonomi

Sepanjang tahun ini, perdagangan AS mengalami fluktuasi bulanan yang besar terkait penerapan kebijakan tarif. Lonjakan perdagangan emas nonmoneter dan produk farmasi dalam beberapa bulan terakhir terjadi sebagai respons atas pernyataan Trump yang berubah-ubah terkait kebijakan tarif.

Selain penurunan impor emas, impor pasokan dan bahan industri lain seperti minyak dan logam juga melemah. Sebaliknya, impor komputer dan aksesori komputer meningkat.

"Hal ini mengindikasikan masih adanya tanda-tanda kekuatan di sektor ekonomi lain di tengah pembangunan ekosistem kecerdasan buatan [AI],” ujar Ekonom Amerika Utara Capital Economics Bradley Saunders dalam catatannya.

Data pemerintah lainnya menunjukkan produktivitas tenaga kerja AS meningkat pada kuartal III/2025 dengan laju tercepat dalam dua tahun, yang berpotensi semakin membaik seiring meningkatnya investasi perusahaan di bidang AI.

Volatilitas perdagangan juga memengaruhi pengukuran aktivitas ekonomi pemerintah, yakni produk domestik bruto (PDB). Sebelum laporan perdagangan terbaru ini, proyeksi GDPNow Federal Reserve Bank of Atlanta memperkirakan ekspor neto akan mengurangi pertumbuhan PDB kuartal IV sebesar 0,3%.

Pada kuartal III/2025, ekspor neto justru menyumbang 1,59 poin persentase terhadap pertumbuhan.

Perdagangan emas—kecuali untuk keperluan industri seperti perhiasan—tidak dimasukkan dalam perhitungan PDB pemerintah. Dalam basis yang telah disesuaikan inflasi, yang digunakan untuk menghitung PDB riil, defisit perdagangan barang menyempit menjadi US$63 miliar pada Oktober, terendah sejak Februari 2020.

Sementara itu, defisit perdagangan barang AS dengan Irlandia menyempit tajam. Sejumlah perusahaan farmasi besar AS, termasuk Eli Lilly & Co. dan Pfizer Inc., mengalihdayakan sebagian besar aktivitas manufakturnya ke Irlandia, tertarik oleh iklim pajak yang lebih menguntungkan.

Sebaliknya, defisit perdagangan AS dengan Meksiko dan China melebar, sementara defisit dengan Kanada menyempit. Kesenjangan perdagangan dengan Taiwan juga melebar, seiring meningkatnya impor komputer dan aksesori komputer.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Demokrat Ogah Disebut Berubah Pikiran, Soal Pilkada Melalui DPRD
• 16 jam lalugenpi.co
thumb
Jadwal Salat DKI Jakarta 9 Januari 2025
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BMKG Waspadai Potensi Hujan Lebat di 10 Wilayah Indonesia Hari Ini
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tuai Polemik, Pramono Anung Pasang Badan Soal Pembangunan JPO Sarinah: Untuk Difabel
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Kayu Gelondongan Bencana Sumatera Boleh Dimanfaatkan Warga, Mendagri: Jangan Dijual
• 23 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.