tvOnenews.com - Shin Tae-yong kembali jadi pembicaraan di Korea Selatan, menyusul langkah Ulsan HD memulai era baru setelah melewati musim terburuk mereka.
Klub yang pernah menjadi kekuatan utama K-League itu terpuruk ke peringkat kesembilan musim lalu, sebuah periode kelam yang juga diwarnai konflik internal saat Shin masih menukangi tim.
Media Korea Selatan, imnews, menyoroti suasana awal kebangkitan tersebut dalam laporannya baru-baru ini.
- tvOnenews-Bagas
Ulsan disebut tengah memasuki babak baru di bawah komando pelatih Kim Hyun-seok, sosok yang dipercaya untuk mengakhiri periode kelam yang diwarnai konflik internal.
“Ulsan, yang menghadapi musim terburuknya, memulai babak baru bersama Kim Hyun-seok. 'Saya tidak ingin membicarakan tahun lalu',” tulis imnews dalam tajuk laporannya.
Musim lalu memang menjadi mimpi buruk bagi Ulsan. Selain hasil yang anjlok drastis, klub juga diguncang gesekan serius antara pemain senior dan mantan pelatih Timnas Indonesia itu.
Konflik tersebut disebut memengaruhi atmosfer ruang ganti, hingga akhirnya berdampak langsung pada performa tim di lapangan.
- Instagram/Shin Tae-yong
Nama Shin Tae-yong sendiri bukan sosok sembarangan dalam sejarah Ulsan. Ia pernah dikenal sebagai pelatih dengan karakter tegas, disiplin tinggi, dan pendekatan keras terhadap pemain.
Namun, gaya kepemimpinan itu justru memicu ketegangan, terutama dengan sejumlah pemain veteran yang merasa perannya terpinggirkan.
Konflik yang tak kunjung mereda membuat situasi internal Ulsan kian panas.
Hasil buruk pun datang silih berganti, hingga klub yang biasa bersaing di papan atas itu harus menerima kenyataan pahit terlempar ke papan bawah.
Kini, Ulsan mencoba melupakan masa lalu. Kim Hyun-seok datang dengan pendekatan berbeda.
- Facebook - Ulsan HD
Ia menekankan pentingnya rasa hormat, kepercayaan, dan kebersamaan antara pemain dan staf pelatih sebagai fondasi kebangkitan.
“Jika kita menghormati dan mempercayai staf pelatih lagi, kita mungkin tidak perlu takut tahun ini. Bukankah seharusnya kita merangkul mereka? Haruskah kita merangkul mereka?” ujar Kim Hyun-seok.



