Pengelola Dapur MBG Dekat Kandang Babi Sragen Legowo Direlokasi, Ngaku Tidak Rugi

viva.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

Sragen, VIVA – Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) Banaran, Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah, mengaku legawa dengan hasil mediasi polemik lokasi dapur MBG yang bersebelahan dengan kandang babi.

Berdasarkan hasil mediasi, dapur SPPG yang telah rampung 100 persen itu terpaksa direlokasi  dan batal dijadikan dapur MBG karena lokasinya bersebelahan dengan kandang babi. Pihaknya diberi waktu 45 hari untuk mencari lahan baru namun masih di kecamatan yang sama.

Baca Juga :
Ada Ranger Kuning Antar MBG ke SDN 4 Cikupa, Siswa Antusias
Pamer Capaian, BGN Sebut Penerima Manfaat MBG Tembus 55,1 Juta Orang

Pengelola SPPG Banaran, Aan Yuliatmoko menyampaikan hasil mediasi yang dilakukan kemarin baik. Pihaknya bersyukur masih diberi fasilitas untuk mencari tempat baru.

Aan mengakui mencari titik dapur SPPG tidaklah mudah bahkan bisa dibilang susah. Meski harus membongkar bangunan yang sudah jadi, Aan mengklaim tidak mengalami kerugian demi mendukung program nasional.

Pengelola SPPG Banaran dekat kandang babi, Aan Yuliatmoko
Photo :
  • tvOne/Mahfira Putri

Dia mengakui adanya celah dalam sistem verifikasi yang selama ini mengandalkan sistem online.

"Saat kita memasukkan titik di portal web BGN, semuanya pakai sistem online. Di tampilan web itu memang tidak terlihat ada kandang babi. Saya pribadi pun awalnya tidak tahu kalau di situ ada kandang," ujar Aan.

Aan juga tidak menampik ada unsur kenekatan dalam proses pembangunan tersebut. "Setelah berjalan, mungkin kesalahan kami memang agak nekat. Tapi dari polemik ini, kami semua introspeksi. Alhamdulillah, BGN memberikan solusi yang sangat baik bagi kami," tambahnya.

Kepada pemilik kandang babi, Angga Wiyana, Aan mengaku sudah saling berjabat tangan dan menganggap permasalahan ini selesai.

"Terima kasih kepada BGN karena program presiden memang benar-benar nyata dan kita enggak main-main. kalaupun kita salah tetap kita akan benar-benar perbaiki. Dan kita memang perlu mengikuti aturan yang berlaku," kata dia.

Mengenai nasib bangunan lama yang sudah terlanjur jadi, Aan mengaku pasrah pada konsekuensi. Dia mengatakan bisa dialihkan untuk usaha lain. "Otomatis tetap kita bongkar atau mungkin bisa dipakai untuk usaha lain. Kalau ditanya rugi, secara hitungan insya Allah tidak. Ini program negara, tetap harus kita dukung," tegasnya

Baca Juga :
Kepala BGN Bilang 20 Persen Dapur MBG Sudah Punya Sertifikat Higienis
Langgar SOP, Dapur MBG Dekat Kandang Babi di Sragen Harus Dipindahkan
BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Langgar Aturan Setelah Diperingatkan 3 Kali

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KSOP Labuan Bajo Larang Pelayaran Kapal Wisata di Malam Hari
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mantan Menag Gus Yaqut dan Gus Alex Jadi Tersangka, KPK Siapkan Penahanan
• 12 jam lalumerahputih.com
thumb
Awal 2026 Jadi Titik Balik, Saham DADA Melonjak 35%
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Sah! RI Targetkan Stop Impor Solar Tahun 2026, B50 Jadi Senjata Utama
• 18 jam lalumatamata.com
thumb
Ammar Zoni Blak-blakan di Sidang, Ungkap Adanya Tindak Pemerasan Senilai Rp 3 M
• 16 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.