Vakum Bertanding, Randy Pangalila Salurkan Hobi Combat Lewat Perannya di Series Algojo

grid.id
19 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Randy Pangalila kembali mencuri perhatian lewat keterlibatannya dalam Vidio Original Series Algojo. Aktor tersebut menjadikan series ini sebagai wadah baru untuk menyalurkan kecintaannya pada dunia combat.

Sebelumnya, Randy dikenal aktif di dunia pertandingan bela diri. Keputusan mundur dari arena membuatnya mencari ruang lain yang tetap menantang secara fisik.

Lewat Algojo, Randy menemukan bentuk penyaluran yang berbeda. Dunia film action menjadi medium baru yang tetap memacu adrenalin.

Dalam series ini, Randy memerankan karakter Franky yang penuh intensitas. Peran tersebut menuntut fisik kuat dan konsistensi stamina sepanjang syuting.

Meski tak lagi bertanding, Randy tetap menjaga disiplin latihan. Ia menjalani persiapan fisik intens sebelum kamera mulai bergulir.

“Dunia combat tetap saya jalani, tapi sekarang lewat film action,” ujar Randy Pangalila saat doorstop Screening dan Press Conference Series Algojo, Gandaria City, Kamis (08/01/2026).

Randy menyebut keputusan berhenti bertanding bukan hal mudah. Faktor usia dan keadilan bagi atlet lain menjadi pertimbangan utamanya.

Ia merasa dunia film memberi ruang yang lebih panjang untuk tetap aktif. Combat yang dulu dilakukan di arena kini diterjemahkan ke dalam adegan laga.

Menariknya, Randy tidak ingin mendominasi adegan dengan kemampuan pribadinya. Ia justru menyesuaikan diri dengan koreografi demi kebutuhan visual.

Menurutnya, action di film berbeda dengan pertarungan sungguhan. Semua gerakan harus terlihat logis sekaligus aman bagi pemain lain.

Selama syuting Algojo, Randy menghadapi tantangan lokasi yang berat. Panas, debu, dan ruang minim oksigen menjadi bagian dari proses.

Baca Juga: Tak Main-main, Arya Saloka Ambil Risiko Besar di Series Algojo Tanpa Stuntman

 

Cedera ringan pun sempat dialaminya saat latihan. Namun hal tersebut tidak menyurutkan komitmennya menyelesaikan proyek ini.

“Cedera ringan tuh sempat ada,” katanya.

Randy mengaku menikmati ritme kerja di dunia series action. Ia merasa tetap bisa berkembang tanpa harus kembali ke ring pertandingan.

Kehadiran Randy juga memberi pengaruh positif bagi pemain lain. Pengalamannya di dunia combat menjadi referensi dalam diskusi adegan laga.

Bagi Randy Pangalila, Algojo bukan sekadar proyek akting. Series ini menjadi simbol transisi dari atlet ke aktor action yang matang.

Lewat Algojo, Randy membuktikan bahwa semangat bertarungnya belum padam. Ia hanya memilih jalur baru untuk menyalurkan passion tersebut.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Ditutup, Polisi Tak Temukan Unsur Pidana
• 15 jam lalugenpi.co
thumb
Periksa Eks Kajari Bekasi, KPK Dalami Kasus di Kejari yang Libatkan Ade Kuswara
• 8 jam laludetik.com
thumb
Kapolda Riau Dorong Legalisasi Tambang Rakyat Lewat Koperasi Merah Putih
• 18 jam laludetik.com
thumb
Hoaks! Video TNI akan audit dana desa yang terindikasi korupsi
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Anak Buah Trump Tembak 2 Warga di Portland, AS Makin Kacau
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.