TABLOIDBINTANG.COM - Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Laporan tersebut resmi dilayangkan pada Rabu (8/1), dengan dugaan pencemaran nama baik.
Pihak pelapor menilai materi komedi yang disampaikan Pandji dalam show tunggal Mens Rea di Indonesia Arena pada Agustus 2025 mengandung unsur merendahkan serta berpotensi memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
Dalam laporan itu, pelapor turut menyerahkan sejumlah barang bukti berupa rekaman video serta potongan materi Mens Rea yang ditayangkan melalui platform digital.
Bukti-bukti tersebut disebut berkaitan langsung dengan pernyataan Pandji saat pertunjukan berlangsung.
Rizki, Presidium Angkatan Muda NU sekaligus pelapor, menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil karena materi komedi tersebut dinilai tidak sensitif terhadap kelompok tertentu.
“Menurut kami, materi yang disampaikan merendahkan dan berpotensi menimbulkan kegaduhan, khususnya bagi kami sebagai anak muda Nahdliyin, juga teman-teman dari kalangan muda Muhammadiyah,” ujar Rizki, Kamis (8/1).
Ia menambahkan, laporan ini bukan dimaksudkan untuk membatasi kreativitas, melainkan sebagai bentuk keberatan agar ruang ekspresi publik, termasuk dunia komedi, tetap memperhatikan etika serta dampak sosial yang ditimbulkan.
Mens Rea adalah spesial stand-up comedy Pandji Pragiwaksono yang menjadi bagian dari rangkaian tur pertunjukan live sepanjang 2025. Puncak pertunjukan digelar di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, pada 30 Agustus 2025.
Setelah sukses digelar secara langsung di berbagai kota, Mens Rea kemudian diadaptasi menjadi tayangan digital dan dirilis secara global di platform Netflix tanpa sensor.
Spesial komedi ini tayang mulai 27 Desember 2025 dan langsung menyedot perhatian luas penonton Tanah Air.




