FEB Unisba dan Republika Optimalkan Tridharma untuk Kemajuan Bangsa

republika.co.id
20 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung (Unisba) bekerja sama dengan republika.co.id mengoptimalkan tridharma perguruan tinggi untuk kemajuan bangsa. Penandatanganan kerja sama dilakukan di aula Pascasarjana kampus Unisba, Kota Bandung, Kamis (8/1/2026) siang.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Acara ini dihadiri langsung Dekan FEB Unisba Prof Nunung Nurhayati dan Wakil Dekan FEB Prof Sri Suwarsi serta Kepala Perwakilan Republika Jawa Barat, Sandy Ferdiana. Setelah usai, dilanjutkan pemberian materi tentang penulisan artikel opini di media massa.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dua orang narasumber yang memberikan materi yaitu wartawan Republika Arie Lukihardianti dan M Fauzi Ridwan. Sedangkan puluhan peserta hadir mulai dari enam orang kepala prodi di FEB Unisba, dosen, dan mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3.

Para peserta antusias dan terlibat aktif dalam diskusi dengan kedua narasumber. Masing-masing narasumber menjelaskan secara teori dan teknis menyangkut kepenulisan opini di media massa.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Seusai pelatihan, Dekan FEB Unisba Prof Nunung Nurhayati mengatakan sinergi dan kerja sama FEB Unisba dengan Republika diharapkan dapat meningkatkan kompetensi menulis para dosen di media massa.

Dengan begitu, seluruh penelitian dosen dan perguruan tinggi serta keilmuannya dapat terinformasikan dengan baik kepada masyarakat atau pembaca.

‘’Sinergi FEB Unisba dengan Republika ini untuk meningkatkan kompetensi para dosen yang kita miliki untuk bisa melatih bagaimana menulis dengan baik," ucap Prof Nunung di sela-sela acara.

Ia memiliki harapan kegiatan tridharma perguruan tinggi yang dilakukan dosen dapat terinformasikan dengan baik kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Republika Jawa Barat, Sandy Ferdiana mengatakan alasan perguruan tinggi harus bekerja sama dengan media. Salah satunya untuk menyebarkan pengetahuan dan penelitian.

"Penelitian hari ini jangan lagi hanya menjadi konsumsi lingkungan akademis saja, masyarakat juga harus tahu," kata dia.

Namun, Sandi mengungkapkan persoalan yang muncul tidak semua masyarakat dapat memaknai subtansi dari karya ilmiah. Karena itu, tugas Republika bagaimana mengkonversi bahasa akademik menjadi bahasa masyarakat.

"Ini akan membawa manfaat besar pertama kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan. Nama FEB akan terangkat," ungkap dia.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menkum Ogah Tanggapi Kasus Eks Menag Yaqut di KPK: Kurang Etis Jika Saya Komentari
• 15 jam laludisway.id
thumb
Pep Guardiola Pastikan Antoine Semenyo Masuk Skuad, Debut di Piala FA Sudah di Depan Mata?
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Industri Ungkap Segmen Kunci yang Bisa Angkat Penjualan Mobil
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
PDIP Gelar HUT ke-53 dan Rakernas 2026, Konsolidasi sebagai Partai Penyeimbang
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Yaqut Cholil Jadi Tersangka, Begini Respons Penasihat Hukumnya
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.