TABLOIDBINTANG.COM - Aktris Amanda Seyfried mengungkapkan bagaimana gangguan obsesif-kompulsif (Obsessive Compulsive Disorder/OCD) yang dialaminya secara ekstrem telah membentuk perjalanan hidup dan kariernya di industri hiburan.
Bintang Mean Girls berusia 40 tahun itu mengatakan, kondisi OCD justru membuatnya terhindar dari berbagai masalah saat menjadi bintang muda. Ia mengaku tidak tertarik pada kehidupan malam, narkoba, maupun kebiasaan minum alkohol berlebihan karena gangguan tersebut.
Amanda mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis OCD pada usia 19 tahun, ketika tengah menjalani proses syuting serial HBO Big Love. Pada masa itu, sang ibu bahkan sempat mengambil cuti kerja untuk mendampinginya, termasuk saat ia menjalani pemindaian otak.
Sejak saat itu, Amanda mengaku rutin mengonsumsi obat setiap malam. Ia menilai OCD yang dialaminya turut membantunya mengambil keputusan secara lebih hati-hati dan membuatnya tetap membumi di tengah popularitas.
Berbicara mengenai perannya sebagai ibu, aktris The Dropout ini mengakui bahwa menyeimbangkan karier dan kehidupan keluarga bukanlah hal mudah. Amanda memiliki seorang putri bernama Nina yang kini berusia delapan tahun, serta seorang putra berusia lima tahun dari pernikahannya dengan aktor Thomas Sadoski.
Meski jadwal hidupnya padat, Amanda menyebut semua itu sepadan. Ia mengakui bekerja sambil mengurus dua anak, ditambah dua film yang dirilis hampir bersamaan, menjadi pengalaman yang penuh tekanan.
Kendati demikian, Amanda menegaskan kecintaannya pada dunia akting belum pudar. Ia mengaku masih menikmati pekerjaannya dan merasa bersyukur bisa melakukan hal yang ia cintai setiap hari.


