Kemensos Bakal Salurkan Uang Lauk Pauk Rp 450.000 Per Bulan untuk Korban Bencana Sumatera

kompas.com
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menuturkan, pemerintah akan menyalurkan Rp 450.000 per orang setiap bulannya untuk membeli lauk pauk bagi para korban pasca bencana Sumatera.

Gus Ipul mengatakan, pemberian dukungan untuk pembelian lauk pauk ini akan berlangsung selama tiga bulan.

"Perbulannya itu Rp 450.000 per orang kali jumlah anggota keluarga. Jangan dipotong ini nanti keliru lagi nanti," ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2026).

Pemberian dukungan uang untuk membeli lauk pauk ini menjadi bagian penyaluran bantuan pascabencana dari Kemensos.

Baca juga: Tahun 2026, Kemensos Bakal Tambah Posisi Eselon 1 untuk Pengelolaan Sekolah Rakyat

"Ini yang akan menjadi bagian dari dukungan Kementerian Sosial ya untuk pasca kedaruratan," kata dia.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Saifullah Yusuf, Kemensos, Bantuan Lauk Pauk, korban pasca bencana&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOS8xODU5NTQ0MS9rZW1lbnNvcy1iYWthbC1zYWx1cmthbi11YW5nLWxhdWstcGF1ay1ycC00NTAwMDAtcGVyLWJ1bGFuLXVudHVrLWtvcmJhbg==&q=Kemensos Bakal Salurkan Uang Lauk Pauk Rp 450.000 Per Bulan untuk Korban Bencana Sumatera§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Gus Ipul melanjutkan, penyaluran akan dilakukan setelah pihaknya menyelesaikan konsolidasi data bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Simulasi kita sedang lakukan dan tentu nanti kita akan konsolidasi data. Sementara ini sesuai arahan Pak Tito Mendagri, kami akan coba konsolidasi segera mungkin setelah datanya tuntas setelah di ACC kami segera salurkan," jelasnya.

Saifullah menekankan bahwa pemerintah tidak menutup diri terhadap koreksi data yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca juga: Mensos: Ahli Waris Korban Bencana Sumatera Dapat Santunan Rp 15 Juta, Luka Berat Rp 5 Juta

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk lebih terbuka dalam pengelolaan data sosial.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

"Kami berkomitmen bersama Pak wamen dan juga saya teruskan ke seluruh jajaran di bawah untuk tidak mengulang kesalahan-kesalahan masa lalu. Apa yang kurang baik di masa lalu jangan diteruskan," ujarnya.

Ia yakin, Kemensos dapat memberikan dampak nyata di tengah-tengah masyarakat jika konsisten menjalankan apa yang diamanahkan Prabowo.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Terungkap Alasan Inara Rusli dan Insanul Fahmi Belum Mengesahkan Pernikahan
• 18 jam lalucumicumi.com
thumb
Dari Sepak Bola untuk Sumatra, Persib Bareng APPI Hasilkan Donasi Ratusan Juta
• 5 jam lalubola.com
thumb
Menkes Tegaskan Super Flu Bukan Virus Baru, Sudah Dikenal Puluhan Tahun
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menkes Apresiasi EMT Muhammadiyah Berstandar WHO dalam Respons Bencana
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Heboh Super Flu di Indonesia, Menkes Sebut Sudah Ada Sejak Lama, Hanya Varian Baru
• 14 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.