DEPOK, KOMPAS.com – Persoalan utang kecil berubah menjadi tragedi besar di Cilangkap, Tapos, Kota Depok.
Seorang pria berinisial DS tewas setelah ditusuk temannya sendiri saat tertidur pulas.
Polisi menyebut, amarah karena utang Rp 300.000 yang tak kunjung dibayar menjadi pemicu utama pembunuhan tersebut.
Pelaku berinisial S (43) kini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga: Motif Pria di Depok Bunuh Temannya Terungkap, Kesal Utang Rp 300.000 Tak Dibayar
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Kamis (8/1/2026) malam di rumah korban.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=kriminal, pisau, Cilangkap, Polres Metro Depok, Pembunuhan Depok, utang yang berujung maut&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOS8yMDM2NDY0MS91dGFuZy1ycC0zMDAwMDAteWFuZy1iZXJ1anVuZy1wZW1idW51aGFuLWRpLWRlcG9r&q=Utang Rp 300.000 yang Berujung Pembunuhan di Depok§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka mengungkapkan, pelaku dan korban saling mengenal cukup dekat.
Keduanya diketahui pernah bekerja sebagai juru parkir di satu lokasi yang sama.
“Tersangka mencari korban karena diketahui korban ini memiliki utang kepada tersangka S dan sudah berkali-kali ditagih namun tidak dibayarkan,” kata Made dalam jumpa pers, Jumat (9/1/2026).
Menurut Made, korban tercatat memiliki utang Rp 300.000 kepada pelaku yang telah menunggak sekitar satu bulan.
Baca juga: Polisi Tangkap Pembunuh Pria di Depok
Bahkan, korban sempat meminjam uang dengan nominal yang sama untuk kedua kalinya.
“(Besaran uang yang dipinjam) Rp 300.000 namun dua kali pinjemnya, sudah sekitar satu bulanan (nunggak),” ujar Made.
Rasa kesal itu terus menumpuk hingga akhirnya berubah menjadi kemarahan.
“Motif dari tersangka S ini karena kesal. Kesal hutangnya tidak dikembalikan, sudah berulang kali diminta tapi tidak dianggap ataupun tidak diindahkan oleh korban,” kata Made.
Diserang saat tertidurPada malam kejadian, pelaku mendatangi rumah korban sambil membawa sebilah pisau.
Setibanya di lokasi, S mendapati DS dalam kondisi tertidur lelap.





