Coffee Truck Unik yang Suka Pindah-pindah Ini Punya Java Latte Enak!

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Brand coffee satu ini bukan starling ataupun kopi gerobak listrik yang suka wara-wiri di jalan. Tapi dia adalah coffee truck yang suka pindah lokasi dalam periode waktu tertentu. Mungkin kamu pernah menemukannya di belakang gedung UOB Thamrin, Jakarta sebelumnya.

Nah, coffee truck menggunakan VR ini sudah sejak tahun 2024 menetap alias mangkal di belakang UOB, namun sejak Desember 2025 berpindah ke kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

Saat kumparanFOOD berbincang dengan salah satu baristanya, Alif, mengungkapkan alasan mereka pindah ke Pejaten lantaran kalah saing dengan kopi gerobak listrik yang banyak menjamur di Thamrin.

"Mobilitas masyarakat di sekitar Thamrin, kan pekerja yang serba butuh cepat, makanya lebih ramai kopi gerobakkan. Sementara kopi kita kan harus di-roasting dan dibuat dulu, bukan yang tinggal kasih es batu saja," terangnya kepada kumparan.

Maka itu, semenjak akhir tahun lalu, coffee truck bernama Nomade tersebut mencoba peruntungan baru dengan memindahkan lokasi pangkalan ke Pejaten, Jakarta Selatan. Tepatnya, coffee truck ini berada di depan Masjid Al-Ittihad, jalan Condet Pejaten.

Di dalam VR, sudah tertata mesin kopi dan grinder dengan kulkas mini. Kami pun direkomendasikan untuk mencoba menu kopi jagoan mereka yakni java latte.

"Kami pakai blend 70 persen biji kopi arabika Flores dan 30 persen robusta Temanggung," ujarnya.

Kopi java latte ini kemudian dipadukan dengan susu segar dan gula aren. Saat kumparan mencicipi, rasa dan aroma kopinya seimbang dengan creamy susu dan manis gula aren yang pas. Padahal, kami tidak meminta less sugar, namun standar tingkat kemanisan brand kopi satu ini tidak berlebihan.

Selain java latte, kami juga mencoba yuzu americano yang memadukan yuzu jam segar dengan americano dengan body kopi medium. Pilihan satu ini cocok untuk kamu yang pengin minum kopi sebagai refreshment di kala mengantuk.

Soal harga, aneka minuman di Nomade dibanderol sekitar Rp 20 ribuan per gelas. Terdapat menu mulai dari pilihan kopi klasik sampai non-coffee.

Nah, Nomade ini lantaran menggunakan VR memungkinkan mereka juga bisa dipesan untuk kebutuhan acara seperti pameran ataupun pesta di rumah maupun di kantor, namun maksimal hanya bisa sampai 5 jam.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kementerian ESDM Akan Lelang Tiga Wilayah Kerja Panas Bumi pada Awal 2026, Termasuk Gunung Ungaran Bekas Milik PLN
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Indonesia-Turki perkuat kerja sama ekonomi, pertahanan, dan EV
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Politikus PDIP Guntur Romli Kecam Pelaporan Pandji Pragiwaksono ke Polisi Terkait Materi Mens Rea
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Aturan TNI Atasi Terorisme Dikritik, Legislator: Tak Ada Salahnya Publik Cegah Kebijakan Keliru
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Update Gunung Sampah Longsor, Korban Jiwa Bertambah-Puluhan Hilang
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.