Jakarta, VIVA – Bulan Ramadan merupakan momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Kehadirannya selalu dinanti karena menjadi waktu terbaik untuk menahan hawa nafsu, memperbanyak amal kebaikan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Agar Ramadan tidak berlalu tanpa makna, diperlukan persiapan yang matang sejak sebelum bulan suci tiba. Berikut lima persiapan penting yang sebaiknya dilakukan menjelang bulan Ramadan agar ibadah dapat dijalankan dengan lebih optimal dan terarah.
Merangkum dari situs MUI, Jumat, 9 Januari 2026, berikut persiapan yang perlu dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadan yang suci.
1. Persiapan ilmu
Pemahaman yang baik tentang Ramadan menjadi dasar utama dalam menjalankan ibadah dengan benar. Umat Islam dianjurkan mempelajari kembali hukum puasa, rukun dan syaratnya, serta amalan-amalan yang dianjurkan selama bulan suci. Dengan bekal ilmu yang cukup, ibadah yang dilakukan tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga bernilai maksimal.
2. Persiapan semangat dan pengendalian diri
Menjelang Ramadan, penting untuk melatih diri agar terbiasa melakukan kebaikan dan meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat. Membiasakan amalan sunnah, menjaga lisan, serta menghindari perbuatan maksiat akan membantu membangun kesiapan mental dan spiritual. Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak awal akan lebih mudah dijaga saat Ramadan berlangsung.
3. Persiapan fisik
Kesehatan tubuh memiliki peran besar dalam menunjang kelancaran ibadah puasa. Menjaga pola makan, mengatur waktu istirahat, serta mengurangi aktivitas yang terlalu menguras tenaga menjadi bagian dari persiapan penting. Dengan kondisi fisik yang prima, ibadah selama Ramadan dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan konsisten.
4. Persiapan harta
Ramadan identik dengan meningkatnya anjuran bersedekah dan berbagi kepada sesama. Oleh karena itu, perencanaan keuangan sebelum Ramadan sangat dianjurkan. Menyisihkan sebagian rezeki untuk sedekah dan infak sejak awal akan memudahkan pelaksanaan amal sosial tanpa mengganggu kebutuhan pokok sehari-hari.
5. Persiapan target peningkatan diri
Agar Ramadan membawa perubahan nyata, perlu ditetapkan target-target ibadah yang ingin dicapai. Target tersebut dapat berupa meningkatkan intensitas membaca Al-Qur’an, menjaga konsistensi salat malam, atau memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya target yang jelas, Ramadan menjadi momentum evaluasi dan peningkatan kualitas diri.



