Pantau - BPJS Kesehatan resmi menjalin kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangka memperkuat sinergi riset dan inovasi di bidang kesehatan guna mendukung optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kerja sama ini dituangkan dalam nota kesepahaman yang mencakup berbagai aspek penting, seperti pelaksanaan riset dan inovasi, pemanfaatan hasil riset, penyusunan rekomendasi kebijakan, pertukaran dan pemanfaatan data, pendayagunaan tenaga ahli, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Sinergi untuk Kebijakan Kesehatan yang Berbasis BuktiDirektur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menekankan pentingnya kebijakan kesehatan yang berbasis bukti di tengah dinamika perubahan zaman.
"Dinamika demografi, transisi epidemiologi, serta perkembangan teknologi medis menuntut kebijakan kesehatan yang semakin berbasis bukti dan data yang kuat," ungkapnya.
Ghufron menilai bahwa kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat pelaksanaan Program JKN agar lebih adil, berkelanjutan, dan berkualitas melalui kebijakan yang didukung oleh riset yang komprehensif.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi ini memberikan nilai tambah dalam pengelolaan data kepesertaan, analisis pola pemanfaatan layanan, serta identifikasi tantangan pembiayaan JKN.
Data yang dihasilkan dari kegiatan riset diharapkan mampu menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"BPJS Kesehatan senantiasa membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan. Saat ini BPJS Kesehatan memiliki big data yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan riset dan penelitian. Dengan demikian, big data ini tidak hanya menjadi instrumen pengambilan keputusan, tetapi juga menjadi ruang berbagi masukan, pengalaman, serta strategi implementasi dalam rangka memperkuat pelaksanaan Program JKN secara berkelanjutan," ia mengungkapkan.
BRIN Siap Dorong Riset Kesehatan Menjadi Kebijakan PublikKepala BRIN, Arif Satria, menyatakan bahwa inovasi di bidang kesehatan yang dikembangkan oleh BRIN sangat sejalan dengan visi Program JKN dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.
Arif menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan upaya agar hasil riset tidak hanya berhenti di ruang akademik, tetapi juga dapat diterapkan dalam praktik kebijakan publik.
"Ruang lingkup kerja sama yang disepakati membuka peluang besar bagi BRIN untuk mengintegrasikan kegiatan riset, inovasi, serta pengembangan kebijakan kesehatan dalam satu ekosistem yang saling terhubung," tambahnya.
BPJS Kesehatan juga terus melakukan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan dalam ekosistem JKN, seperti pengembangan Aplikasi Mobile JKN, penguatan kanal layanan non-tatap muka, integrasi sistem informasi dengan fasilitas kesehatan, dan pemanfaatan data secara optimal.




