Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor menyampaikan belum idealnya penanganan oleh petugas untuk sektor penyelamatan. Kadis Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan perlengkapan petugas belum ideal.
"Begini, kita sebetulnya untuk penyelamatan itu belum ideal. Gitu ya, dari sisi kalau dari perlengkapan sebetulnya sudah cukup cuma belum ideal," kata Kadis Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, kepada wartawan di kantornya, Jumat (9/1/2026).
Kemudian, dia mengatakan saat ini ada 11 sektor untuk 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Idealnya satu pos memiliki satu kendaraan unit penyelamatan.
"Kita ada 11 sektor 1 pos untuk 40 kecamatan. Hari ini kendaraan unit rescue itu baru 5. Idealnya ya nambah sebetulnya, tambah 6 lagi karena di unit rescue itu sudah termasuk," ungkapnya.
Kemudian, untuk kejadian membahayakan manusia (KMM) atau keadaan darurat, dia memberikan contoh dayung patah atau orang hanyut. Damkar Kabupaten Bogor hanya memiliki satu perahu.
"Perahu cuma satu yang yang bisa dimanfaatkan dipergunakan. Jadi memang kita masih kurang kalau perahu untuk KMM. Jadi kalau perahu kita siapkan di sini untuk penyelamatan," jelasnya.
Menurut dia, peralatan yang menunjang bisa membantu efektivitas penyelamatan. Anggotanya setiap hari mengecek kondisi perlengkapan penyelamatan.
"Jadi setiap hari anggota itu mengecek ulang, mengecek ulang semua perlengkapan dalam satu mobil itu bisa item-nya bisa panjang banyak. Nah itu dipersiapkan," bebernya.
"Kalau misalnya sekarang hujan nih tadi gede hujan gede, mereka udah disiapkan peralatan-peralatannya karena dikhawatirkan ada kejadian yang perlu cepat kita lakukan. Jadi nggak nunggu dulu kejadian tapi peralatan sudah disiapkan," lanjut Yudi.
Lihat juga Video: Juliana Marins Tewas di Rinjani, Peralatan Tim SAR Mataram Disorot
(rdh/idn)





