Jakarta, tvOnenews.com - Kritik tajam kembali dilontarkan legenda Manchester United, Roy Keane, terhadap mantan klubnya.
Dalam sebuah komentar di Sky Sports, mantan kapten Setan Merah itu menilai hambatan terbesar yang membuat Manchester United sulit kembali ke masa kejayaannya adalah ketergantungan berlebihan pada tokoh-tokoh masa lalu.
Roy Keane menegaskan bahwa persoalan Manchester United tidak hanya terjadi di atas lapangan, melainkan sudah mengakar pada struktur pengambilan keputusan di level tertinggi klub.
Ia menyoroti masih kuatnya pengaruh figur lama seperti Sir Alex Ferguson dan mantan CEO David Gill.
“Siapa yang Anda lihat membuat keputusan di Manchester United? Sir Alex Ferguson dan David Gill masih melekat pada klub seperti bau busuk yang menyengat,” ujar Keane.
Ia menilai keberadaan figur-figur lama tersebut justru menghambat inovasi dan perubahan yang seharusnya dilakukan klub sebesar Manchester United.
Pernyataan Keane semakin menjadi sorotan setelah manajer sementara Manchester United, Darren Fletcher, mengakui telah menghubungi Sir Alex Ferguson untuk meminta masukan sebelum menjalani tugasnya.
Menurut Keane, hal itu menjadi bukti bahwa Manchester United belum sepenuhnya berani melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalu, berbeda dengan klub-klub besar lain yang sudah bergerak maju.
Hasil imbang 2-2 melawan Burnley baru-baru ini turut memperkeruh situasi. Keane menilai performa tersebut tidak mencerminkan standar klub yang pernah mendominasi Liga Inggris.
Ia juga mengkritik sikap internal klub yang dianggap terlalu mudah berpuas diri.
“Ini seperti lingkaran setan. Kualitas permainan tidak cukup baik, tetapi tidak ada rasa urgensi untuk benar-benar berubah,” ujarnya.
Tak hanya itu, Keane turut mempertanyakan proses penunjukan manajer di Old Trafford. Ia heran mengapa Manchester United kerap memberi kesempatan kepada sosok yang dinilainya belum cukup terbukti, hanya untuk kemudian memecat mereka setelah lebih dari satu musim.
“Ini hampir seperti melupakan CV. Anda butuh bukti, gelar, atau pengalaman panjang. Tapi Anda juga harus bisa menatap mata orang itu dan bertanya, apakah dia benar-benar orang yang tepat untuk membawa klub ini menuju kesuksesan?” kata Keane.




