Jakarta, CNBC Indonesia - Mulai 2026 ini, fenomena Gerhana Matahari Total dan Cincin Api bakal terlihat lebih sering dibandingkan tahun lalu. Setidaknya ada total enam gerhana yang akan menghiasi langit hingga dua tahun ke depan.
Kejadian ini disebut menjadi awal era keemasan untuk para pemburu gerhana. Sebab sepanjang tahun lalu tidak ada Gerhana Matahari Total, meskipun beberapa fenomena gerhana memang terjadi beberapa kali.
- Langit Eropa Akan Gelap Total di Siang Hari pada 12 Agustus, Ada Apa?
- Bulan Bergerak Jauhi Bumi, Manusia Mulai Rasakan Efeknya
Gerhana Matahari Total pertama akan terjadi pada 12 Agustus 2026 mendatang. Selama kurun waktu 710 hari, masyarakat dunia dapat menyaksikan tiga Gerhana Matahari Total sekaligus.
Sementara itu, tiga Gerhana Matahari Cincin atau Cincin Api dapat disaksikan selama 708 hari.
Berikut daftar fenomena Gerhana Matahari Total dan Cincin Api yang akan terjadi sepanjang 2026 hingga 2028 mendatang, dikutip dari laman Space, Jumat (9/1/2026):
Gerhana Matahari Total1. 12 Agustus 2026: Jalur lintasannya dimulai di Siberia, Greenland timur dan Islandia Barat. Kemudian menuju ke Spanyol Utara dan sebelah timur Kepulauan Balearic di Mediterania, Scoresby Sund di Greenland, semenanung Reykjanes dan Snæfellsnes di Islandia, dan kota Leon, Burgos, dan Valladolid di Spanyol.
Saat itu, puncak gerhana berlangsung lebih dari dua menit. Space mencatat posisi matahari akan sangat rendah saat gerhana terjadi.
2. 2 Agustus 2027: Ini akan terlihat di Spanyol selatan, Afrika Utara, dan Timur Tengah. Gerhana Matahari Total akan berlangsung 6 menit 22 detik.
3. 22 Juli 2028: Kali ini gerhana akan melintas di atas Australia hingga Selandia Baru. Daerah terpencil di Australia Barat akan bisa melihat gerhana total selama lebih dari lima menit.
Gerhana Matahari Cincin1. 17 Februari 2026: Gerhana ini akan terlihat di wilayah terpencil di Antartika. Jalur pelayaran Antartika disebutkan akan memperlihatkan pemandangan Gerhana Matahari sebagian.
2. 6 Februari 2027: Akan terlihat di sebagian wilayah Chili, Argentina, Uruguay, Brasil, Pantai Gading, Ghana, Togo, Benin, dan Nigeria saat Matahari Terbenam.
3. 26 Januari 2028: Jalurnya melintasi Kepulauan Galapagos, Ekuador, Peru, Brasil, Suriname, Guyana Perancis, Maroko, Portugal dan Spanyol saat Matahari terbenam.
(fab/fab)



