KSAD: 17 Jembatan Bailey Rampung, Pemulihan Infrastruktur Terus Dikebut

tvrinews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

TNI AD juga menyiapkan puluhan jembatan aramco dan alat berat untuk mendukung rehabilitasi pascabencana.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) telah merampungkan pembangunan 17 jembatan bailey di sejumlah wilayah terdampak banjir bandang di kawasan utara Sumatra yang terjadi pada akhir November 2025.

Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur dan mobilitas masyarakat pascabencana.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan target pembangunan jembatan darurat tersebut mencapai 40 unit.

“Hingga saat ini TNI AD telah membangun 17 jembatan bailey dengan target 40 unit. Sementara jembatan aramco yang sudah siap ada 13 unit dan akan terus bertambah hingga 50 titik,” ujar KSAD Maruli, dikutip Sabtu, 10 Januari 2026.

Dibangun untuk Kendaraan Berat

Maruli menjelaskan seluruh jembatan dibangun dengan perencanaan dan konstruksi yang kuat agar mampu menopang kendaraan berat. Infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat mendukung pemulihan fasilitas publik lainnya, seperti sekolah dan sarana umum.

Tinjau Jembatan Aramco di Tapteng

Untuk memastikan progres pembangunan, KSAD meninjau langsung jembatan aramco di Kelurahan Hutanabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada Jumat, 9 Januari 2026.

Menurut Maruli, jembatan tersebut memiliki fungsi strategis sebagai akses utama bagi mobilitas warga, distribusi logistik, serta penyaluran bantuan kemanusiaan.

Puluhan Alat Berat Dikerahkan

Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga mengerahkan 35 unit alat berat, termasuk 10 dump truk, untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Didukung Presiden

KSAD menyebut percepatan rehabilitasi pascabencana juga menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Pemulihan tidak hanya difokuskan pada jembatan, tetapi juga pada sektor perumahan, sarana dasar, dan penyediaan air bersih di sekolah.

“Seluruh program pemulihan diarahkan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan mampu memperkuat ketahanan wilayah pascabencana,” ujar Maruli.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gus Salam Usul Lembaga Permusyawaratan Syuriah untuk Perkuat NU di Masa Depan
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Sebut OTT Pejabat Pajak Terkait Pajak Perusahaan Tambang
• 10 jam laluidntimes.com
thumb
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Bursa Transfer Paruh Musim Super League Resmi Dibuka, Ini Daftar Pemain Incara Persib dan Persija
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Pebulu tangkis unggulan mendominasi final Malaysia Open 2026
• 16 menit laluantaranews.com
Berhasil disimpan.