GenPI.co - Operasi pencarian korban tenggelam KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya ditutup dengan menyisakan 1 WNA yang masih hilang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengatakan timnya sudah berupaya maksimal dan pencarian korban ini selama 15 hari.
KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada 26 Desember 2026 lalu.
"Iya benar, ditutup per hari ini (kemarin)," kata dia, dikutip Sabtu (10/1).
Fathur menjelaskan tim SAR gabungan berjibaku melaksanakan operasi SAR pencarian kepada 4 korban yang tenggelam dan hilang.
Dalam operasi ini, pihaknya berhasil menemukan 3 korban tenggelam dalam keadaan meninggal dunia.
Korban pertama ditemukan sekitar 900 meter dari titik duga kapal tenggelam, pada Senin (29/12).
Korban tersebut beridentitas perempuan WNA Spanyol.
Selanjutnya, korban kedua ditemukan adalah pelatih tim B Sepak Bola Wanita Valencia, Spanyol, Fernando Martin Carreras pada Minggu (4/1).
Korban ditemukan berjarak 1,13 nauticalmile atau sekitar 2 kilometer dari titik duga kapal KM Putri Sakina tenggelam.
Lalu 1 korban lagi ditemukan seorang laki-laki yang berhasil diidentifikasi adalah anak dari Fernando Martin Carreras pada Selasa (6/1).
Sedangkan korban yang belum ditemukan adalah Martines Ortuno Enriquejavier.
Fathur menegaskan timnya berusaha sekuat tenaga untuk melakukan pencarian.
“Namun, apabila di kemudian hari terdapat tanda-tanda penemuan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali,” jelas dia.(ant)
Jangan lewatkan video populer ini:


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5174366/original/006833000_1742919675-20250325BL_Timnas_Indonesia_Vs_Bahrain_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-21.jpg)

