Iran Chaos! Kondisi Negara Gawat, Trump Ancam Intervensi

mediaindonesia.com
22 jam lalu
Cover Berita

DEMONSTRASI di Iran terus berlanjut. Presiden AS Donald Trump kembali memperingatkan tentang penggunaan kekuatan, dan pejabat Iran memberikan pesan yang bertentangan tentang cara menanggapi kerusuhan tersebut.

Menurut rekaman video dan laporan media oposisi berbahasa Persia, demonstrasi tercatat terjadi di Ilam di barat Iran, serta di Mamasani dan Zarrin Dasht di Provinsi Fars di selatan, dan di kota Zarand di provinsi tengah.

Pihak berwenang Iran hbelum merilis statistik resmi mengenai jumlah orang yang tewas, terluka, atau ditangkap. 

Pada Minggu (4/12) malam, sebuah video dirilis yang memperlihatkan para demonstran menyerang gudang amunisi milik Korps Garda Revolusi Iran di kota Malekshahi, Provinsi Ilam. Pasukan Iran menembak untuk mencegah para demonstran memasuki lokasi tersebut.

Jumlah korban tewas atau luka-luka yang tepat masih belum jelas, meskipun beberapa saluran Telegram yang konservatif melaporkan bahwa upaya untuk mengambil alih depot tersebut telah digagalkan.

Trump Ancam Intervensi

Dalam pernyataan kepada wartawan di atas pesawat Air Force One, Presiden AS Donald Trump kembali memperingatkan otoritas Iran agar tidak menggunakan kekerasan terhadap demonstran. “Jika Iran ingin kembali membunuh orang seperti yang dilakukannya sebelumnya, Iran akan menghadapi respons yang tegas dari Amerika Serikat,” kata Trump.

Terpisah, Iran sempat menuduh Israel berusaha “mengganggu persatuan nasionalnya” setelah pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang berbicara tentang solidaritas negaranya “dengan aspirasi rakyat Iran untuk kebebasan”.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan bahwa “rezim Zionis bertekad untuk memanfaatkan setiap kesempatan untuk memecah belah dan melemahkan persatuan nasional kita, dan kita harus tetap waspada”.

Demonstrasi tersebut awalnya dipicu oleh kondisi ekonomi yang memburuk, termasuk inflasi yang melonjak, anjloknya nilai tukar rial Iran, dan kenaikan harga pangan, sebelum meluas menjadi ekspresi kemarahan yang lebih luas terkait tata kelola dan standar hidup. (New Arab/H-4)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rakyat Iran dengan Marah Merobek Potret Khamenei, Menghancurkan Patung Soleimani
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pemeriksaan Pajak di Jakut
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Didesak Bubarkan Ormas, Wali Kota Surabaya: Tunggu Bukti Pelanggaran Berat dari Polisi
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kementan Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal Malaysia Open 2026, Indonesia Pulang Tanpa Gelar
• 14 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.