Keamanan dan keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap pekerjaan, terutama yang berisiko tinggi. Bentuk perlindungan ini dapat diawali dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), salah satunya helm proyek.
Helm proyek adalah penutup kepala yang berfungsi untuk melindungi kepala dari benturan atau jatuhan benda-benda keras. Uniknya, helm proyek terdiri dari beberapa warna yang memiliki makna tersendiri. Warna tersebut disesuaikan berdasarkan jabatan pemakainya.
Ada tujuh warna utama yang menentukan tingkatan helm proyek di lapangan. Apa makna dari setiap warna tersebut? Simak informasinya berikut ini.
Helm Putih
Helm warna putih digunakan oleh orang-orang yang memiliki jabatan tinggi, seperti manager, pengawas, mandor, dan insinyur. Biasanya, mereka punya tanggung jawab dan pemahaman yang lebih luas tentang proyek yang sedang dijalankan.
Helm Biru
Helm biru biasanya digunakan oleh pekerja lapangan yang bekerja sebagai operator teknis, misalnya teknisi listrik atau operator alat-alat berat. Selain mereka, helm berwarna biru juga digunakan oleh supervisor lapangan dan pengawas sementara di sebuah proyek.
Helm Kuning
Helm kuning dipakai oleh pekerja umum di lapangan atau sub-kontraktor. Para pekerja ini biasanya juga dilengkapi dengan rompi berwarna kuning cerah. Warna cerah membuat mereka lebih mudah terlihat di area kerja. Tujuannya untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja.
Helm Hijau
Helm warna hijau digunakan oleh pekerja yang berhubungan dengan lingkungan, seperti peneliti lingkungan, pengawas lingkungan, dan petugas kebersihan. Hijau melambangkan warna alam yang didominasi warna hijau sehingga sering digunakan untuk hal-hal yang berhubungan dengan lingkungan.
Helm Oranye
Helm oranye dipakai oleh para tamu proyek yang sedang berkunjung atau melakukan peninjauan proyek. Helm oranye menandakan bahwa mereka bukan pekerja utama di area proyek tersebut. Setiap pengunjung yang memasuki wilayah proyek harus menggunakan helm ini untuk menunjukkan identitas mereka sebagai tamu.
Helm Coklat
Meski tidak selalu ditemukan di semua proyek, helm berwarna coklat biasanya digunakan oleh pekerja yang berhubungan dengan panas tinggi, misalnya tukang las. Helm coklat juga digunakan oleh pekerja kayu dan ahli struktur bangunan non-beton.
Helm Merah
Terakhir, ada helm merah yang digunakan oleh pengawas keamanan atau petugas Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Meski jarang dijumpai di lapangan, keberadaan mereka cukup krusial untuk memastikan sistem keselamatan sudah berjalan sesuai standar yang berlaku.
