Kebut Pendataan Pascabencana, Mendagri Tito Verifikasi 52 Daerah Terdampak di Sumatera

liputan6.com
20 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mempercepat verifikasi lanjutan terkait kondisi terkini pascabencana di 52 kabupaten/kota se-wilayah Sumatera. Verifikasi tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto menunjuk langsung Mendagri Tito sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) untuk pemulihan tersebut.

Advertisement

BACA JUGA: Mendagri Minta Tambahan BKO 5.000 Personel TNI/Polri untuk Percepat Pembersihan Lumpur Pascabencana

“Rapat ini adalah untuk kita melakukan pengecekan tentang daerah-daerah yang mana yang sudah mendekati normal, daerah mana yang belum normal, sehingga perlu memberikan, kita berikan atensi, artinya yang belum normal ini ya kita akan garap,” ujar Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi dengan agenda Pengecekan Indikator Pemulihan Pemerintahan dan Kemasyarakatan Pascabencana di Wilayah Sumatera secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat 9 Januari 2026.

Dalam rapat itu, sebanyak 52 kepala daerah atau pejabat terkait melaporkan kepada Mendagri kondisi terkini di daerah masing-masing. Hal itu meliputi aktivasi penyelenggaraan pemerintahan, data kerusakan infrastruktur pendidikan, akses, hingga kondisi ekonomi.

Tito menekankan, saat ini pemerintah dengan melibatkan kementerian/lembaga, serta pihak terkait lainnya terus bekerja keras melakukan pemulihan pascabencana. Melalui data yang diperoleh pada rapat ini, tambah dia, pemerintah akan melakukan intervensi melalui langkah-langkah teknis. Setidaknya, terdapat tiga klasifikasi kondisi daerah, di antaranya normal, mendekati normal, dan belum normal.

“Saya berusaha untuk melihat, mencoba untuk membuat semacam patokan, benchmark tentang normality, normalitas. Normalitas ini ada diukur dari pemerintahan serta situasi masyarakat,” imbuhnya.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK: Pegawai Pajak di Jakut Semula Minta Suap Rp8 M, Disanggupi Rp4 M
• 5 jam laluidntimes.com
thumb
PNM Tanam 374.839 Pohon, Jejak Nyata Hijaukan Negeri
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Jaksa Gadungan Diringkus, Tipu Korban dengan 2 Modus Ini!
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Malaysia Open 2026: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Kalah, Indonesia Tanpa Gelar
• 14 jam lalugenpi.co
thumb
Megawati: Intervensi Militer AS Culik Maduro Langgar Kedaulatan
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.