3 Makanan "Sehat" Ini Malah Bikin Buncit Susah Hilang, Segera Ganti

cnbcindonesia.com
18 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi (Photo by i yunmai on Unsplash)
Dafar Isi
  • Protein Bar
  • Yogurt Berperisa
  • Buah Kering

Jakarta, CNBC Indonesia - Pernah merasa sudah rutin mengonsumsi makanan sehat, tetapi angka di timbangan tak kunjung turun? Bisa jadi, pilihan makanan "sehat" yang kamu konsumsi justru kurang tepat.

Asupan makanan memang memegang peran krusial dalam proses penurunan berat badan.

Namun, tak sedikit makanan yang kerap dilabeli lebih sehat ternyata dapat menghambat upaya penurunan berat badan.


Jadi, jenis makanan "sehat" apa saja yang berpotensi menggagalkan penurunan berat badan?

Berikut beberapa jenis makanan dikutip dari ahli gizi Sarah Garone, NDTR,CNC dikutip dari Beautynesia (Sabtu, 10/1/2025):

Protein Bar

Sekilas, protein bar terlihat menyehatkan dan praktis bagi seseorang yang membutuhkan camilan sehat secara cepat.. Namun, Garone menegaskan untuk memerhatikan kandungan kalori yang terkandung dalam protein bar.

"Protein bar sering disebut-sebut sebagai makanan tambahan yang sehat untuk diet-dan memang benar bahwa kandungan proteinnya yang tinggi dapat membantu Anda merasa kenyang," katanya.

"Tetapi sebagian besar protein bar sangat diproses, terkadang mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Kandungan kalorinya juga bisa cukup tinggi. Jika Anda mengambil protein bar sebagai camilan, perhatikan kandungan kalorinya. Untuk menurunkan berat badan, mungkin lebih banyak dari yang Anda inginkan saat waktu camilan," lanjutnya.

Baca: Nanas Punya 9 Manfaat Kesehatan, Tapi Jangan Dimakan Bareng Ini
Yogurt Berperisa

Yogurt memang makanan sehat yang kaya akan probiotik dan baik untuk usus. Namun perlu diketahui tidak semua yogurt baik untuk diet. Pastikan untuk memilih dengan kadar gula yang rendah.

"Selain tinggi kalori, yogurt berperisa dapat meningkatkan kadar gula darah, yang memicu keinginan makan berlebihan di kemudian hari. Ini adalah makanan lain yang label nutrisinya sering kali membantah manfaat kesehatannya. Carilah yogurt dengan tambahan gula minimal (atau tanpa tambahan gula sama sekali)," ungkap Garone.

Buah Kering

Buah kering jauh lebih mudah dikonsumsi daripada buah segar, sehingga ada kemungkinan kamu mengonsumsinya secara berlebihan. Menurut Garone, karena kandungan air dalam buah kering tidak banyak, maka kalorinya jauh lebih tinggi daripada buah segar (berdasarkan berat).

"Jadi, meskipun buah kering kaya akan nutrisi, buah kering bukanlah pilihan terbaik untuk mengurangi kalori. Air dalam buah segar, di sisi lain, dapat menambah rasa kenyang dan membantu melancarkan pencernaan. Jika Anda sedang berupaya menurunkan berat badan, prioritaskan buah segar daripada buah kering-atau cukup gunakan buah kering dalam jumlah kecil," ungkap Garone.

Baca: 9 Buah Paling Kaya Serat, Bagus Buat Cegah Berat Badan Naik

(dce)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Prabowo Kaji Kenaikan Bonus bagi Para Atlet Asian Games 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Kuota Haji, Peneliti Pukat UGM: Semua yang Memberi dan Menerima Harus Dijerat
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Ternyata Taksi Listrik Meluncur Tanpa Sopir Saat Tubruk Resto di Tangerang
• 20 jam laludetik.com
thumb
Diduga Janjikan Masuk Kepolisian tapi Gagal, Pesinetron Adly Fairuz Terjerat 2 Perkara Hukum
• 23 jam lalurealita.co
thumb
KPK Tetapkan 5 Orang Tersangka OTT Pajak, Termasuk Kepala KPP Madya Jakut
• 9 jam laludetik.com
thumb
Menekraf dukung JFW 202 guna mendorong gerakan ekonomi kreatif
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.