Diduga Masalah Ekonomi, Ibu di Kebumen Ajak Dua Anaknya Bunuh Diri

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, KEBUMEN -- Seorang ibu berinisial AA (44 tahun), warga Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng), memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri bersama dua putranya, yakni AT (5 tahun) dan AAW (8 tahun). Namun AAW berhasil selamat. Tindakan AT diduga dipicu masalah ekonomi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Kapolsek Buayan Iptu Walali Saebani mengungkapkan, peristiwa bunuh diri AT dan putranya terjadi pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa itu dilaporkan warga setelah AAW, yang berhasil kabur karena memberontak ketika hendak digantung, menemui pamannya yang kediamannya berada di depan rumah korban.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Polda Jateng Ungkap Pencucian Uang dari Transaksi Narkotika, Sita Aset Rp3,1 Miliar
  • Polda Jateng tak Terbitkan Izin Pesta Kembang Api pada Perayaan Tahun Baru
  • Propam Polda Jateng Periksa Polisi yang Tuduh Remaja Perempuan di Blora Jadi Pelaku Pembuangan Bayi

Malam itu, rumah paman AAW tampak gulita. AAW kemudian memutuskan berjalan ke arah jalan. Setelah sekitar 50 meter, AAW akhirnya bertemu pamannya. Dia kemudian menceritakan tentang tindakan yang dilakukan oleh AA kepadanya dan adiknya, yakni AT.

Paman AAW, bersama dua warga lainnya, lantas menyambangi kediaman AA. Ketika masuk rumah, mereka mendapati AA dan AT sudah tergantung pada kusen pintu kamar.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

"Anaknya yang besar, yang umur 8 tahun, Alhamdulillah selamat karena sempat diajak sama ibunya untuk gantung tapi menolak dan kabur," ungkap Iptu Walali Saebani ketika dihubungi di Kebumen, Sabtu (10/1/2026).

Walali menduga, AA memutuskan mengakhiri hidupnya bersama dua putranya karena terjerat masalah ekonomi. "Yang jelas lebih ke masalah ekonomi. Karena kurang lebih dua tahun ditinggal suaminya, tidak diurus," ucapnya menjelaskan  motif AA melakukan bunuh diri.

 

Loading...
Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Transjakarta Bangun Kembali JPO Sarinah Ramah Disabilitas, Fasilitas Lift Disiapkan untuk Akses Nyaman
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Iran Tegaskan AS dan Israel Akan Jadi Target Sah Jika Washington Menyerang
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
• 8 jam lalusuara.com
thumb
KPK Tangkap 8 Orang Dugaan Korupsi Pajak Pertambangan Rp75 Miliar
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Pramono Anung: Anggaran Rp100 Miliar Tak Hanya untuk Bongkar Monorel, Tapi Juga Penataan Jalan Rasuna Said
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.