jpnn.com, JAKARTA - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan 2026 yang dibuka secara resmi pada HUT ke-53 partai, menampilkan format berbeda dan lebih substansial. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan Rakernas ini menjadi momentum kritis bagi partai untuk melakukan evaluasi, kritik, otokritik, dan menentukan arah ke depan menjawab persoalan bangsa.
Sebagai langkah konkret, Rakernas yang berlangsung hingga 12 Januari 2026 ini membentuk tujuh komisi kerja, mengembangan dari format sebelumnya yang hanya tiga komisi.
BACA JUGA: PDIP Pilih Nama Barata untuk Maskot Banteng Berjaket Merah, Ini Alasannya
“Ini menunjukkan partai menaruh skala prioritas terhadap berbagai persoalan pokok rakyat,” tegas Hasto dalam konferensi pers pembukaan di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1).
Ketujuh komisi tersebut adalah:
BACA JUGA: Momen Spesial HUT PDIP, Megawati Serahkan Potongan Tumpeng untuk Keluarga dan Kader
1. Komisi Sikap Politik: Membahas sikap politik internal dan eksternal partai, termasuk respons terhadap isu-isu terkini seperti Pilkada.
2. Komisi Program: Terbagi dalam subkomisi Pemerintahan, Kerakyatan, dan Hubungan Internasional, membahas berbagai persoalan aktual seperti desentralisasi dan TKD.
BACA JUGA: Pidato saat Rakernas I, Megawati Perintahkan Kader PDIP Bantu Korban Bencana
3. Komisi Organisasi: Fokus pada konsolidasi struktur partai hingga ke akar rumput (ranting) serta rekrutmen dan pendidikan politik.
4. Komisi Pemenangan Pemilu: Merancang strategi untuk Pemilu Legislatif dan Pilkada mendatang.
5. Komisi Pemuda dan Komunikasi Politik: Menyikapi tantangan dan peluang di kalangan pemuda pemilih yang diperkirakan mencapai 56% pada 2029, serta menyusun strategi komunikasi yang relevan.
6. Komisi Perempuan dan Anak: Membahas persoalan spesifik yang dihadapi kelompok perempuan dan anak.
7. Komisi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana: Merespon secara serius isu kerusakan ekologis dan bencana, sebagaimana menjadi perhatian utama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menambahkan bahwa Rakernas dirancang untuk mendengarkan masukan dari seluruh peserta, termasuk DPD partai dari daerah.
"Kalau di Rakernas sebelumnya penunjukkan komisi Itu cuma ada tiga komisi. Komisi politik, komisi organisasi, dan komisi program. Tetapi di Rakernas yang pertama ini pascakongres ke-6, Komisi ini lebih difokuskan lebih substansial untuk menjawab berbagai macam tantangan-tantangan ke depan maupun isu-isu politik penting terkini," kata Djarot.
Hasil akhir dari tiap komisi akan dirumuskan menjadi rekomendasi dan sikap politik resmi partai yang dibacakan pada penutupan Rakernas, Senin (12/1). (tan/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... PDIP Tetap Tolak Pilkada Via DPRD, Ganjar: Sikap Partai tak Berubah
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


