Hasil Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Gelar

medcom.id
17 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Pupus sudah harapan tim bulu tangkis Indonesia untuk mencuri gelar Malaysia Open 2026. Sebab, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa juga kalah di fase semifinal nomor ganda putra.
 
Sejatinya, Indonesia sempat meloloskan dua wakil di semifinal Malaysia Open 2026 yang tergolong turnamen BWF World Tour Super 1000. Tapi, Jonatan Christie juga kalah ketika bertanding lebih dulu melawan tunggal putra Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
  Baca juga: Jonatan Christie Kalah dari Kunlavut Vitidsarn di Semifinal Malaysia Open 2026
Fajar/Fikri sendiri gugur di semifinal setelah menghadapi wakil tuan rumah Aaron Chia/Soh Wooi Yik di Lapangan 1 Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu 10 Januari. Saat itu, Fajar/Fikri kalah dengan skor 21-23, 18-21 dalam tempo 51 menit.
 
Meski hanya berlangsung dua gim, jalannya pertandingan terpantau sengit dengan situasi perolehan poin yang ketat, baik pada gim pertama dan kedua. Statistik bwfbadminton.com menunjukkan Fajar/Fikri lebih sering unggul pada gim pertama, tapi tidak konsisten saat poin-poin akhir, termasuk saat perebutan poin deuce.

Fajar/Fikri juga sempat tampil meyakinkan ketika menjaga keunggulan hingga kedudukan 12-10. Namun setelah itu, Chia/Soh mampu membalikkan keadaan dengan menyabet 6 poin secara beruntun dan perolehan poinnya pun tak terkejar lagi untuk memastikan kemenangan.
 
Menanggapi hasil pertandingan ini, Fajar/Fikri tampak berbesar hati sambil mengakui keunggulan Chia/Soh dan hebohnya dukungan suporter tuan rumah ketika mereka bertanding. Kemudian, Fajar/Fikri juga bertekad berlatih lebih keras lagi agar meraih prestasi lebih baik di turnamen-turnamen berikutnya.
 
"Mereka tampil luar biasa di depan pendukung yang sangat luar biasa di Axiata Arena ini. Dari gim pertama dan gim kedua, kami sempat unggul tapi mereka bisa membalikkan keadaan. Mereka sangat percaya diri bermain di sini," kata Fajar ketika diwawancarai Tim Media & Humas PBSI seusai laga.
 
"Dan beberapa kali ada lucky ball buat mereka sebagai faktor pembeda. Tapi di luar itu semua, kami juga harus meningkatkan lagi kemampuan," tambahnnya.
 
"Masih banyak yang diperbaiki, terutama dari segi power juga, dari segi fokus. Dan tadi juga kami masih ada melakukan kesalahan juga. Nah, itu PR yang sangat penting untuk kami berdua. Selamat untuk Aaron/Wooi Yik, semoga besok mereka bisa mendapat hasil yang terbaik," sambung Fikri.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menteri Pertanian Bongkar Dugaan Penyelundupan Komoditas Pertanian, 133 Ton Bawang Bombay Ilegal Diamankan di Semarang
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Megawati: Kerusakan Lingkungan Dilembagakan oleh Kebijakan Negara
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Megawati Tantang Kader PDI-P Jadi Pandu Ibu Pertiwi
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Fokus pada Diplomasi Inklusif
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mitigasi Banjir, Pemkab Aceh Tamiang Minta Bantuan Pemerintah Keruk Sungai
• 23 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.