JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara seorang pengemudi ojek online dan sejumlah pria yang diduga debt collector viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di depan Perumahan Melati Mas, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (10/1/2026).
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat beberapa pria mencoba menarik sepeda motor milik pengemudi ojek online.
Baca juga: Debt Collector Sah Vs Gadungan, Ini Bedanya Menurut Leasing
Aksi tersebut memicu adu mulut hingga keributan di lokasi kejadian dan menjadi perhatian warga sekitar.
Berdasarkan keterangan unggahan akun Instagram @officialtangerangupdatecom dan @tangsel_update, keributan diduga dipicu oleh upaya penarikan kendaraan oleh para debt collector.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Tangsel, Tangerang Selatan, ojol, debt collector, debt collector cegat ojol, debt collector cegat ojol di tangsel&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMC8yMjA3NTkzMS9ha3NpLWRpZHVnYS1kZWJ0LWNvbGxlY3Rvci1jZWdhdC1vam9sLWJlcnVqdW5nLWtlcmlidXRhbi1kaS1zZXJwb25n&q=Aksi Diduga Debt Collector Cegat Ojol Berujung Keributan di Serpong§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Namun, saat diminta menunjukkan surat tugas, para pria tersebut disebut tidak dapat memperlihatkannya.
Baca juga: Gen Z Bilang Dikejar Hantu dan Debt Collector Sama Seramnya
Fani, seorang pengemudi ojek online yang berada di lokasi kejadian, mengatakan insiden bermula saat seorang ojol diduga dicegat oleh sejumlah pria yang disebut sebagai debt collector.
Saat berusaha melarikan diri, terjadi insiden tabrakan antara pengemudi ojol dan salah satu pria tersebut.
“Singkatnya DC cegat ojol, terus ojolnya kabur. Pas kabur itu terjadi tabrakan, nabrak-ketabrak,” kata Fani saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (10/1/2026).
Baca juga: Resahkan Warga, 2 Debt Collector di Jakarta Barat Ditangkap Polisi
Setelah kejadian tersebut, situasi sempat memanas hingga terjadi adu fisik antara kedua pihak. Keributan itu kemudian berhasil dilerai oleh petugas keamanan setempat.
Namun tak lama berselang, seorang pengemudi ojol lain diduga datang ke lokasi.
Menurut Fani, pengemudi tersebut diduga rekan dari ojol yang sebelumnya dicegat dan langsung meluapkan emosi hingga memukul salah satu pria yang diduga debt collector.
"Tiba-tiba dateng lagi satu ojol kayanya temennya yang di cegat, soalnya dateng Iangsung emosi Iangsung mukul si DC," ujar Fani.
Baca juga: Siasat Pria di Bogor, Ngaku Anak Propam Polda Metro demi Hindari Debt Collector
Fani juga menyebutkan bahwa para pria tersebut tidak dapat menunjukkan surat tugas saat diminta. Mereka disebut beralasan bahwa dokumen tersebut berada di kantor.
“DC-nya memang enggak bisa nunjukin surat tugas, katanya ada di kantor,” ungkapnya.
Ia menambahkan, di sekitar lokasi kejadian terdapat markas debt collector. Fani menilai, apabila pengemudi ojol dibawa ke markas tersebut, situasinya dikhawatirkan akan semakin memburuk.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5315879/original/077966800_1755175028-20250814-Asep_Guntur-HEL_2.jpg)
