Kedatangan Investor Baru di Sektor Prasarana Olahraga, IKN Bakal Dibangun Lapangan Padel?

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Samarinda: Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan investor di IKN bertambah lima yang bergerak di berbagai bidang usaha mulai kuliner, sarana dan prasarana olahraga, perniagaan, hingga perkantoran swasta.

Kelima investor tersebut adalah PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, dan PT Haidir Griya Karya.

"Hadirnya tambahan proyek ini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Nusantara," kata Kepala OIKN Basuki Hadimuljono di Nusantara, dikutip dari Antara, Minggu, 11 Januari 2026.

Meski demikian, Basuki belum membeberkan secara terperinci soal pembangunan yang akan digarap investor sarana dan prasarana olahraga tersebut. Termasuk apakah membangun lapangan padel yang saat ini tengah digandrungi masyarakat Indonesia.

Basuki pun menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan para investor dalam mendukung pembangunan IKN, yang membuktikan bahwa pemerintah konsisten membangun Nusantara untuk dunia.

Kelima investor tersebut telah melakukan penandatanganan tujuh perjanjian pemanfaatan tanah dan pengalokasian lahan aset dalam penguasaan (ADP) OIKN serta akta notarial di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Jumat (9/1).
  Baca juga: Puluhan Ribu Warga Padati IKN Saat Perayaan Tahun Baru 2026 Meski Diguyur Hujan

(Ilustrasi lapangan padel. Foto: Freepik)
  Tambah deretan investor di IKN
Kehadiran lima investor ini menambah daftar 50 investor yang sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan di IKN dari sektor swasta dengan total nilai investasi mencapai Rp66 triliun.

Investasi dari 50 investor tersebut terbagi dalam lima klaster, yakni komersial, perbankan, pergudangan, pendidikan dan kesehatan, serta hunian dan residensial.

Pada klaster hunian dan residensial, proyek dengan investasi PT Pakubuwono Mandiri Investama, yakni rancangan pembangunan apartemen hunian bagi staf kedutaan yang akan dimulai Juli 2026 dengan target penyelesaian Juli 2028.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Sudiro Roi Santoso menambahkan sejumlah proyek investasi dari lima investor ini direncanakan mulai berjalan pada pertengahan 2026.

"Sebagian besar dari tujuh perjanjian kerja sama ini akan memulai pembangunan sekitar pertengahan tahun 2026. Sedangkan, saat ini, para pelaku usaha sudah mempersiapkan tahapan perjanjian dan perizinan," kata Roi.

Sementara, perwakilan PT Batara Maduma Prospernusa Bob Yanuar menyampaikan apresiasi atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan Otorita IKN untuk berpartisipasi dalam pembangunan Nusantara.

"Menurut pengamatan saya, dengan kepemimpinan Bapak Basuki, kemajuan dan perkembangan IKN luar biasa. Saya ucapkan terima kasih karena kami diberi kesempatan dan kepercayaan berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara ini," kata Bob.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Tak Lagi Pajang Tersangka Saat Konferensi Pers, Ini Alasannya | SAPA MALAM
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
8 Film Korea Komedi Romantis Paling Lucu dan Manis, Cocok untuk Weekend
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Indonesia Buka Peluang Pekerja Migran di Suriname dan Guyana
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kasus Kuota Haji, Jubir KPK Ungkap Ada PIHK Belum Punya Izin Sudah Menyelenggarakan Ibadah
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Profil Dwi Budi Iswahyu Kepala KPP Madya Jakut yang Terima Suap Pajak
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.