Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyambut baik dimulainya pembebasan tahanan politik oleh pemerintah interim Venezuela, sembari mengingatkan Caracas mengenai ekspektasi Washington dan pengaruh Negeri Paman Sam terhadap negara tersebut.
“Venezuela telah memulai proses pembebasan tahanan politik mereka, dalam skala besar,” tulis Trump melalui media sosialnya.
Dilansir dari Anadolu Agency, Minggu, 11 Januari 2026, Trump menambahkan bahwa ia berharap para tahanan yang dibebaskan akan “mengingat betapa beruntungnya mereka karena Amerika Serikat hadir dan melakukan apa yang harus dilakukan.”
Ia juga memperingatkan bahwa melupakan hal tersebut “tidak akan berakibat baik bagi mereka.”
Amerika Serikat pada 3 Januari lalu melancarkan operasi militer di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Trump sebelumnya menyatakan pemerintahannya akan “mengelola” Venezuela serta aset minyak negara itu selama masa transisi.
Trump juga mengungkapkan bahwa pada Jumat ia membatalkan gelombang kedua serangan militer terhadap Venezuela, dengan alasan adanya peningkatan kerja sama dari pihak Caracas.
Di hari yang sama, sebuah tim Amerika Serikat yang terdiri dari personel diplomatik dan keamanan dilaporkan telah melakukan perjalanan ke Caracas untuk menilai kemungkinan pembukaan kembali operasional Kedutaan Besar AS.
Baca juga: Trump Sebut Machado Bisa Terlibat dalam Pemerintahan Venezuela
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469098/original/049577600_1768058514-Ketum_PDIP_Megawati_Soekarnoputri.jpg)


